Politik Pemerintahan

Temukan Pemilih Siluman, Satu TPS di Ponorogo Gelar Pemilu Ulang

Ponorogo (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo akan menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 06 Desa Bancangan, Kecamatan Sambit. Langkah ini dilakukan karena di TPS tersebut disinyalir ada pelanggaran pada pemungutan suara 17 April 2019.

Ketua KPU Ponorogo Ahmad Fauzi Huda mengungkapkan, sesuai ketentuan pelaksanaan PSU paling lambat 10 hari setelah pemungutan suara. Pihaknya merencanakan PSU di TPS 06 Desa Bancangan Kecamatan Sambit ini diadakan pada 25 April 2019.

“Kami lakukan PSU setelah mendapat rekomendasi dari Bawaslu Ponorogo. Karena ada 4 pemilih dari luar Ponorogo tanpa menggunakan formulir A5 mencoblos di TPS 06,” kata Ahmad Fauzi saat ditemui beritajatim.com di kantornya, Senin (22/4/2019).

Fauzi, sapaan akrab Ahmad Fauzi Huda mengaku, KPU Ponorogo sudah berkordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Timur untuk gelaran PSU ini. Termasuk kebutuhan surat suara yang akan digunakan, sudah dikirim oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Karena semua logistik nanti ada tanda khusus tentang pemilihan ulang. “Jadi PSU nanti hanya untuk 2 jenis pemilihan, yakni pilpres dan pileg untuk DPR RI,” katanya.

Mengapa demikian, Fauzi menjelaskan 4 pemilih luar Ponorogo yang ikut mencoblos di TPS 06 itu dulu diberi surat suara Pilpres dan Pileg DPR RI. Dia menyebut jumlah surat suaranya nanti hanya sesui daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 06 yakni sebesar 292 pemilih. “Semoga PSU nanti berjalan lancar, sesuai mekanisme yang berlaku,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar