Politik Pemerintahan

Temui Ribuan Buruh KUD Sumber Makmur, Ini Pesan Plt Bupati Malang

Plt Bupati Malang HM Sanusi menyempatkan diri bertemu ribuan buruh di Unit Mitra Produksi Sigaret (MPS), KUD Sumber Makmur Ngantang, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Selasa (3/9/2019).

Malang (beritajatim.com) – Plt Bupati Malang HM Sanusi menyempatkan diri bertemu ribuan buruh di Unit Mitra Produksi Sigaret (MPS), KUD Sumber Makmur Ngantang, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Selasa (3/9/2019).

Kedatangan Sanusi di MPS KUD Sumber Makmur Ngantang itu, disambut dan dihibur dengan lantunan lagu Rayuan Pulau Kelapa dan Rek Ayo Rek, serta tari Modern.

Kata Sanusi, dengan adanya MPS KUD Sumber Makmur, diharapkan nantinya bisa bekerjasama dalam pembinaan kerja dengan pihak Camat dan Dinas terkait.

“Kami mengapresiasi, mari berjuang bersama-sama agar industri ini bisa semakin berkembang, supaya dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Malang,” terang Sanusi.

Direktur MPS KUD Sumber Makmur Ngantang Budi Yuwono mengatakan, pihaknya selama ini telah memperdayakan mayoritas warga Ngantang untuk berkecimpung di industri pengolahan tembakau yang lebih mengutamakan padat karya.

“Karyawan kami ada 95 persen dari warga Ngantang sendiri, dengan rincian 99 persen perempuan dan 5 persen laki-laki. Sedangkan 5 persen lainnya dari warga Pujon dan Kasembon. Totalnya ada 1200 orang karyawan,” jelasnya.

Menurut Budi, pihaknya terus berupaya untuk membudidayakan rokok kretek guna melestarikan kebudayaan Indonesia. Sebab, rokok kretek tangan secara internasional hanya ada di Indonesia.

“Walau saat ini teknologi semakin maju, kami lebih memilih memanfaatkan tenaga manusia (manual) atau padat karya. Apalagi, rokok kretek tangan merupakan budaya Indonesia yang harus dilestarikan dan dipertahankan,” ulasnya.

Budi menambahkan, pihaknya juga memberikan pelatihan pada para karyawannya, supaya bisa memiliki keahlian tersendiri saat menghadapi masa purna kerja.

“Diharapkan kedepannya para karyawan MPS dapat tetap bisa eksis dalam berkarya usai pensiun nanti. Pelatihan-pelatihan tersebut kami kemas dalam kegiatan UMKM kecil,” tukasnya. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar