Politik Pemerintahan

Temui Jalan Rusak dan Berlubang di Jatim, Laporkan Lewat Aplikasi ‘Jalak Loewe’

Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jatim melalui Dinas PU Bina Marga terus melakukan inovasi terhadap peningkatan kualitas jalan provinsi agar tetap terjaga dengan baik.

Salah satu kiatnya pada tahun 2021 ini adalah membuat aplikasi untuk menerima pengaduan masyarakat yang bisa didownload di Google Playstore, yakni Jalan Rusak Lapor Dewe (Jalak Loewe).

Adapun Jalak Loewe adalah inovasi Dinas PU Bina Marga Jatim untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan jalan rusak secara online dan realtime.

“Laporan berbasis android ini sudah berjalan untuk masyarakat yang ingin mengetahui kondisi jalan rusak di daerahnya. Apabila masyarakat yang menemukan jalan rusak provinsi akan langsung ditindaklanjuti, kemudian untuk nasional dan pemkab yang masuk ke aplikasi Jalak Loewe ini akan juga kita laporkan ke BBPJN dan pemkab setempat,” kata Plt Kadis PU Bina Marga Jatim, Nyono ditemui di kantornya.

Untuk aplikasi Jalak Loewe ini, jumlah laporan dari masyarakat yang sudah masuk mulai tanggal 1-21 Januari 2021 ada sebanyak 16 laporan. Laporan ini langsung direspon melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Bojonegoro melaksanakan perbaikan kerusakan jalan, di ruas Jalan Ponco-Jatirogo (Bts. Prov. Jateng) Link 146 Km Sbaya 144+560, 145+900, dan 146+100 pada Selasa (26/1/2021).

“Aplikasi Jalak Loewe ini merupakan upaya Dinas PU Bina Marga Jatim untuk menyediakan QRRMS (Quick Response Road Management System). Dan, akan ditindak atau dilakukan penanganan dalam 1×24 jam,” jelasnya.

Ditambahkan pula, kondisi jalan provinsi sebenarnya sudah cukup baik. Dengan rincian, kemantapan jalan provinsi dalam kondisi baik sebesar 71,05 persen, kondisi sedang 21,06 persen, kondisi rusak ringan 5,76 persen dan kondisi rusak berat 2,12 persen.

Secara keseluruhan, kemantapan jalan provinsi hingga akhir tahun 2020 sudah mencapai 92,12 persen (kondisi baik dan sedang) dari total panjang jalan provinsi 1.421 km.

Sementara itu, besaran anggaran Dinas PU Bina Marga Jatim pada tahun 2021 ini untuk jalan provinsi sebesar Rp 367,047 miliar.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta kepada Dinas PU Bina Marga Jatim untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait aplikasi Jalak Loewe tersebut. Hal ini agar masyarakat bisa mengetahui, apabila terjadi jalan rusak di daerahnya.

“Kami berharap langsung ada konektivitas dan komunikasi yang cepat antara Dinas PU Bina Marga Jatim, Dishub Jatim dan pihak BBPJN apabila terjadi kerusakan jalan di Jatim. Mengingat masyarakat saat ini ada jalan rusak minta pemerintah segera lakukan perbaikan jalan tersebut,” pungkasnya. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar