Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Teken MoU dengan PT SMI, Pinjaman Rp 155 M untuk Perbaikan Infrastruktur Segera Cair

Bupati Sugiri Sancoko. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Setelah ditunggu-tunggu beberapa bulan, Pemkab Ponorogo akhirnya melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). MoU dengan PT. SMI ini tentu terkait dengan pinjaman dana sebanyak RP 155 miliar untuk perbaikan infrastruktur di bumi reyog.

Bupati Sugiri Sancoko mengungkapkan bahwa MoU dengan PT. SMI ini dilakukan melalui dalam jaringan (daring). MoU disaksikan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah.

“MoU dengan PT. SMI tidak di Jakarta, melainkan secara daring. Mudah-mudahan bisa bermanfaat, sehingga kami segera memperbaiki jalan yang rusak,” kata Kang Bupati Sugiri tersebut, Kamis (30/12/2021).

Sudah adanya kesepakatan antar kedua instansi, pihaknya kata Sugiri bisa melakukan mekanisme berikutnya. Misalnya melengkapi dokumen, sehingga jika sudah komplit bisa dilakukan lelang pengerjaannya.

“Jadi mana pekerjaan yang sudah siap lelang, nantinya pencairannya secara termin,” katanya.

Pengerjaannya, menurut Bupati Sugiri Sancoko lebih cepat maka akan lebih bagus. Karena MoU sudah diteken hari ini (30/12) maka percepatan dokumen dan persyaratan juga harus segera dikebut. Sehingga bisa segera dilakukan lelang. Dia berharap bulan April tahun 2022 nanti sudah bisa dikerjakan.

“Ini juga menjawab tantangan masyarakat. Jalan-jalan harus baik, sehingga pemilihan ekonomi bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Bupati Sugiri Sancoko menambahkan jika uang pinjaman dari PT. SMI senilai Rp 155 miliar ini harus habis pada tahun 2022. Tenor atau angsuran pinjaman pun selama 5 tahun.

“Harusnya kan dirilis waktu PAK lalu, tetapi karena ada suatu hal harus loncat tahun. Ini juga sudah tercatat di APBD 2022 kok,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dengan dana Rp 155 miliar itu, ada banyak ruas jalan rusak yang nantinya diperbaiki. Namun, Sugiri menggaris bawahi ruas jalan yang diperbaiki difokuskan jalan penunjang ekonomi. Sehingga ketika transportasi jalannya bagus, ekonominya bisa ikut baik. Dia menyebut ada sekitar 54 ruas jalan yang nantinya diperbaiki.

“Jalan-jalan tersebut perbaikannya tidak bisa ditunda lagi, dan harus segera selesai. Sebab untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi, sehingga harus menyentuh di jantung ekonominya,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar