Politik Pemerintahan

Tekan Golput KPU Gresik Sosialisasi di Ponpes

Gresik (beritajatim.com) – Guna menekan golput serta meningkatkan kepesertaan pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik, terus melakukan sosialisasi ke semua lini. Salah satu sasaran sosialisasi KPU adalah pondok pesantren (Ponpes) Mamba’us Sholihin Putri, Suci Manyar, Gresik.

Komisioner KPU Gresik Divisi SDM & Sarpas mengatakan, menjelang H-48 menuju pemilu 2019. Tepatnya, 17 April 2019 lembaganya melakukan sosialisasi marathon disemua komunitas pemilih di Kabupaten Gresik. Dimana, sosialisasi dilaksanakan sebagai upaya penyebarluasan informasi pemiluan dan ajakan untuk menggunakan hak pilih pada pemilu mendatang.

“Sosialisasi yang kami lakukan ini untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pada pemilihan mendatang, dengan target partisipasi sebesar 77, 5 persen pemilih,” katanya, Kamis (28/02/2019).

Ia menjelaskan, terkait dengan pemilih. Meski dari luar Jawa para santri tetep diperbolehkan nyoblos di gresik dengan cara mengurus A5. Yakni, form untuk pindah milih. Namun yang bersangkutan hanya mendapatkan hak satu surat suara yakni milih calon presiden dan wakil presiden saja.

“Tata cara pindah milih bagi pemilih luar daerah/kota/luar jawa, yakni dengan datang ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat atau langsung datang ke KPU setempat dengan menunjukkan e-KTP,” paparnya.

Sementara Amad Tohari Waka Kesiswaan MA Mamba’us Sholihin menyatakan dirinya mengpresiasi apa yang dilakukan KPU Gresik. Pasalnya, anak didiknya sangat butuh dan haus akan ilmu kepemiluan yang tidak ada dalam mata pelajaran ini. “Kami berterima kasih atas kunjungan KPU Gresik di pondok kami. Kami yakin ilmu yang akan diberikan sangat penting untuk anak didik kami,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar