Politik Pemerintahan

Tekan Angka Covid-19, Ponorogo Kembali Berlakukan Jam Malam

Ponorogo (beritajatim.com) – Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada dua bulan terakhir meningkat tajam. Data per hari ini, Sabtu (3/10) secara kumulatif sebanyak 435 kasus. Untuk itu, satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo mengambil tindakan-tindakan strategis untuk menekan laju kasus terkonfirmasi positif tersebut.

“Ada beberapa kebijakan kita ambil untuk upaya menekan naiknya jumlah pasien positif Covid-19 di Ponorogo,” kata Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Agus Pramono, Sabtu siang.

Kebijakannya antara lain, diaktifkannya lagi pemberlakuan jam malam. Sehingga dengan begitu akan meminimalisir kerumunan yang terjadi di malam hari. Sebab diketahui sebagian besar anak muda sering berkerumun di angkringan, warung atau cafe-cafe. Dengan adanya jam malam tersebut, pelaku usaha seperti pedagang kaki lima, warung, angkringan dibatasi buka hanya sampai pukul 23.00 WIB. “Jika pemberlakuan jam malam sebelumnya hanya sampai pukul Rp 22.00 WIB, kali ini kami beri kelonggaran sampai pukul 23.00 WIB,” katanya.

Maka dari itu, sebelumnya Agus meminta Diskominfo Ponorogo untuk mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat. Kebijakan pemberlakuan jam malam itu sudah diketahui oleh Kapolres dan Dandim 0802, Agus berharap mereka menindaklanjuti ke para kapolsek dan danramil yang berada di kecamatan-kecamatan.

Selain pemberlakuan jam malam, tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo juga meminta mengurangi pemanfaatan stadion Batoro Katong. Dia menginginkan jika pembukaan stadion itu dibatasi. Kalau pagi sekian jam dan sore juga sekian jam. Nanti, akan ada petugas di stadion untuk menertibkannya. “Dengan begitu masyarakat yang akan berolahraga di stadion tidak terlalu banyak. Dan masyarakat diwajibkan memakai masker saat masuk stadion,” pungkasnya.

Untuk update Covid-19 di bumi reyog, hari ini tercatat ada 5 pasien yang dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus konfirmasi baru sejumlah 2 orang. Sehingga jumlah kumulatif per hari ini ada 435 kasus. Dengan rincian pasien sembuh sebanyak 338 orang, meninggal ada 16 orang. Serta ada 81 orang yang saat menjalani isolasi. Kunci utama pencegah penularan yakni dengan disiplin protokol kesehatan. Putune warok harus selalu pakai masker, menjaga jarak dan sering cuci tangan demi mewujudkan Ponorogo bebas Covid-19. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar