Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Tantangan Terbesar Tahun Ini: Pembuktian Pemkab Jember Inovatif

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi

Jember (beritajatim.com) – Tantangan terbesar yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini adalah inovasi. Birokrasi harus gerak cepat sejak awal tahun agar anggaran bisa terserap maksimal untuk pembangunan.

“Visi bupati adalah akselerasi. Mungkin kendalanya pada aspek eksekusi dini terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, karena selama bertahun-tahun Jember punya Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) yang selalu tinggi,” kata Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi.

Itqon mengingatkan, birokrasi sudah ditata sedemikian rupa dan bupati mau mendelegasikan kewenangan kepada kepala-kepala organisasi perangkat definitif untuk berinovasi. “Tantangan terbesar yang dihadapi adalah pembuktian bahwa Pemerintah Kabupaten Jember bisa berinovasi,” katanya.

“Kalau Banyuwangi nomor satu seluruh Indonesia, maka Jember pada 2022 ini harus berfokus. Mau DPRD, mau bupati, ayo kita tunjukkan bahwa pemerintah daerah di Jember juga bisa berinovasi. Toh APBD sudah ada,” tambah Itqon.

“Semakin cepat APBD bisa digunakan, saya yakin, semakin baik pula akselerasi Pemkab Jember ini. Mudah-mudahan sejak Januari ini APBD sudah bisa digunakan. Tidak seperti lalu-lalu, baru Maret atau kadang-kadang baru April bisa menggunakan APBD. Saya yakin bupati paham, bahwa ini salah satu kendala kita utama,” kata Itqon.

Sementara DPRD Jember memiliki tantangan berat menyelesaikan 23 rancangan peraturan daerah tahun ini. “Tapi insya Allah, saya optimistis bisa,” kata Itqon. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar