Politik Pemerintahan

Tangkal Radikalisme Dengan Perkuat Paham Aswaja

Sumenep (beritajatim.com) – Anggota DPR RI, MH Said Abdullah meminta agar semua pihak ikut membantu menangkal radikalisme dan intoleran.

“Sekarang ini serangan radikalisme dan intoleran cukup gencar. Karena kecepatan informasi yang sedemikian rupa. Bahkan setiap detik, selalu muncul informasi, sampai-sampai kita ini mau mengendapkan pikiran barang 5 menit saja gak sempat,” katanya.

Said Abdullah berada di Sumenep pada Sabtu (29/02/2020) untuk memberikan Kuliah Umum di STKIP PGRI Sumenep dengan tema kebangsaan. “Sekarang ini di medsos sudah cukup banyak informasi-informasi yang sifatnya sampah. Karena itu, perlu memperkuat persatuan kegotong-royongan,” ujar Said.

Menurut Politisi asli Sumenep ini, di Madura, semangat persatuan dilandasi paham ahlussunnah wal jamaah (aswaja). Ia meyakini, 99 persen masyarakat Sumenep bernaung di bawah paham aswaja. Tidak ada yang lain. “Karena itu di Sumenep ini tidak pernah ada konflik agama. Tingkat toleransinya disini ini sangat tinggi,” ujarnya.

Said yang juga Ketua Badan Anggaran DPR RI ini meminta agar pemangku kepentingan termasuk NU dan Muhammadiyah, bersama-sama tampil di depan untuk melawan sikap radikalisme.

“Perlu keteladanan elit penguasa agar kalangan millenial ini tidak terkikis jiwa Pancasilanya. Setiap tindakan politik baik di bidang ekonomi pembangunan, sosial, maupun ketahanan, merupakan bagian tindakan ideologis bangsa,” tandasnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar