Politik Pemerintahan

Tangkal Intoleransi, Bupati Gus Yani Ajak FKUB Membangun Gresik

Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)

Gresik (beritajatim.com) –  Guna menangkal intoleransi kerukunan umat beragama. Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama-sama membangun masyarakat Gresik.

Menurut Gus Yani, kekuatan bangsa Indonesia karena adanya toleransi umat beragama. Hal demikian juga yang terjadi di Gresik. Beragam agama yang ada di Indonesia bisa guyub dan rukun berdampingan.

“Saya mengajak anggota FKUB dan masyarakat tetap menjaga kerukunan umat beragama. Sebab, ini adalah modal penting pembangunan kedepan,” ujarnya, Selasa (20/04/2021).

Selain mengajak FKUB lanjut dia, dirinya juga menggandeng beberapa kelompok masyarakat, serta unsur pemerintah dari tingkat pemerintahan desa dan kelurahan sampai pada tingkat RT dan RW untuk mencegah munculnya intoleransi.

Mengacu pada Peraturan Bersama Menteri Agama nomor 9 tahun 2006 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8 tahun 2006. Kerukunan umat beragama sudah diatur dalam aturan tersebut. Sehingga, intoleransi tidak diperbolehkan.

“Kami dan masyarakat sangat merasakan bahwa peran FKUB Kabupaten Gresik sudah sangat banyak dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat,” kata Gus Yani

Dari dua aturan tersebut, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Darman berharap peraturan bersama Menag dan Mendagri ini bisa memberikan dampak positif bagi peningkatan kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Gresik.

“Kita berharap ada peningkatan peran FKUB dalam merawat kerukunan di Indonesia, tentu dengan dukungan optimal dari pemerintah daerah,” pungkasnya. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar