Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Calon Anggota Panwascam

Tak Penuhi Kuota 30 Persen Perempuan, Bawaslu Sumenep Perpanjang Masa Pendaftaran

Sumenep (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep memperpanjang masa pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilu Serentak 2024. Masa perpanjangan itu berlaku untuk 26 dari 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep.

“Perpanjangan pendaftaran itu dibuka karena belum memenuhi persyaratan untuk jumlah pendaftar perempuan minimal 30 persen,” kata Ketua Bawaslu Sumenep, Anwar Noris, Senin (03/10/2022).

Ia menjelaskan, hanya ada satu kecamatan yang memenuhi syarat, yakni Kecamatan Kalianget dengan 10 pendaftar laki-laki dan 6 perempuan. “Untuk 26 kecamatan lainnya jumlah pendaftar perempuan kurang dari 30 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, merujuk pada pedoman, perpanjangan pendaftaran dapat dilakukan bila belum memenuhi tiga hal. Yang pertama, jumlah pendaftar sudah memenuhi dua kali kebutuhan, namun belum ada pendaftar perempuan. Kedua, jumlah pendaftar terdapat jumlah perempuan, tetapi jumlah pendaftar kurang dari dua kali kebutuhan. Ketiga, jumlah pendaftar kurang dari dua kali kebutuhan atau keterwakilan perempuan belum mencapai minimal 30 persen dalam kecamatan.

“Nah, di 26 kecamatan di Sumenep masuk dalam aturan itu. Karena itulah kami membuka perpanjangan pendaftaran, khusus untuk pendaftar perempuan, agar memenuhi kuota keterwakilan perempuan, minimal 30 persen,” papar Noris.

Perpanjangan pendaftaran calon anggota Panwascam tersebut dibuka sejak Minggu (02/10/2022) dan ditutup Sabtu (08/10/2022). Pelayanan pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan tersebut dimulai pukul 09.00 WIB-17.00 WIB. Bawaslu Sumenep menerima tiga sistem pendaftaran, yakni berkas diantarkan langsung, kemudian melalui email, maupun memakai layanan PT Pos Indonesia.

Sebelumnya, jumlah pendaftar calon anggota Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu Serentak 2024 di Kabupaten Sumenep sebanyak 399 orang. Rinciannya, 348 laki-laki dan hanya 51 orang perempuan. Bahkan ada 5 kecamatan yang tidak ada pendaftar perempuan, yakni Kecamatan Arjasa, Giligenting, Nonggunong, Pasongsongan dan Sapeken. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar