Politik Pemerintahan

Tak Mau Diklaim, Jember Kota Cerutu Segera Dideklarasikan

Dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Universitas Jember, di DPRD Jember, Kamis (4/3/2021).

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto akan segera mendeklarasikan Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebagai Cigar City atau Kota Cerutu. Dia tak ingin predikat itu diklaim.

Hendy merespons pernyataan Agusta Jaka Purwana, legislator Partai Demokrat dan pengusaha cerutu, dalam acara dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Universitas Jember, di DPRD Jember, Kamis (4/3/2021).

“Jember identik Kota Tembakau, dan ada tambahan jadi Kota Cigar. Jember City of Cigar yang ppada 2019 diresmikan oleh Pak Nyalla (Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI La Nyalla Matalitti) dan ke depan kita adakan lagi (festival Jember Kota Cerutu),” kata Agusta.

Hendy ingin mengemas predikat dan acara festival tersebut lebih baik. “Jangan sampai titel-titel dan komunitas-komunitas di Jember diakui sama yang lain. Mumpung Jember Kota Cigar ini belum diakui sama yang lain, saya sangat sepakat untuk segera kita deklarasikan. Teman-teman di Kabupaten Jember wajib hukumnya untuk sepakat. Ini tidak boleh dikomen,” katanya.

“Kalau sampai ada yang mengatakan Jember tidak cocok Kota Cigar, kita ganti logo Pemda Jember ini pakai kayu jati atau apa. Tidak boleh. Uniform kita ini lambang tembakau. Wajib kita sepakat. Itu yang membuat pendiri-pendiri Jember,” kata Hendy.

Agusta juga meminta kepada Hendy agar lebih memperhatikan Komisi Urusan Tembakau Jember (KUTJ). “Di Jember sudah ada KUTJ, tapi sama sekali tidak dimanfaatkan. Kantor saja kita menumpang di Lembaga Tembakau, dan kita tidak pernah diajak berdiskusi bagaimana prospek tembakau ke depan,” katanya. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar