Politik Pemerintahan

Tak Kapok Kalah, Setiajit Siap Bertarung Lagi di Pilbup Tuban

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim, Setiajit siap mundur dari ASN Pemprov Jatim untuk running Pilkada Tuban 2020. Setiajit mengaku tak pernah kapok maju bertarung, meski pernah kalah saat maju pada Pilkada Tuban 2011 lalu.

“Nanti pada saatnya saya akan pamit kepada Gubernur Jatim Bu Khofifah. Tapi tunggu kepastian mendapat tiket dari parpol dan mendaftar secara resmi dulu di KPU Kabupaten Tuban. Pada Minggu (8/9/2019) lusa, saya akan ambil formulir di kantor DPC PDIP Kabupaten Tuban. Saya mendapat dorongan dari sejumlah elemen masyarakat Tuban,” kata Setiajit kepada wartawan di kantornya, Jumat (6/9/2019).

Apa motivasi maju Pilkada Tuban? “Motivasinya saya ingin membangun Tuban lebih baik lagi dari legacy-legacy pembangunan yang sudah ada di era Bupati Haeny Relawati dan Fathul Huda,” ujar mantan Kadisnakertrans Provinsi Jatim ini.

Menurut pejabat yang akan purna tugas pada tahun 2021 ini, masih ada sebesar 15,3 persen angka kemiskinan di Tuban. “Saya ingin menurunkan angka kemiskinan itu serendah-rendahnya,” tegasnya.

Dia mengaku telah melakukan komunikasi politik dengan PDIP, Golkar, Demokrat, PAN, NasDem, PKS dan PBB. “Sudah komunikasi semua,” jelasnya.

Dia ingin Ingin membangun lompatan lebih bagus lagi untuk Tuban sebagai daerah industrialisasi dan migas. Apa tidak kapok kalah?

“Saya nggak kapok pernah kalah. Dengan kalah itu, saya sudah belajar dan keduanya harus menang,” tuturnya yang mengaku saat maju Pilkada 2011 lalu melalui Partai Demokrat, PKS dan PAN.

Sekadar diketahui, Pilkada Tuban tahun 2011 lalu diikuti enam pasangan calon. Yakni, pasangan Chamim Amir-Ashadi Suprapto (calon independen), Kristiawan-Haeny Relawati Rini Widyastuty (Golkar), Muhammad Anwar-Tulus Setyo Utomo (PDIP), Fathul Huda-Noor Nahar (PKB), Setiajit-Bambang Suhariyanto (PAN, Demokrat, PKS) dan pasangan Bambang Lukmantono-Edy Toyibi (independen). Ketika Pilkada 2011 itu, Fathul Huda dan Noor Nahar sebagai pemenangnya. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar