Politik Pemerintahan

Tak Ingin Seperti Jakarta, Pemkot Surabaya Pastikan Warga Asli Tak Ditinggalkan Pembangunan

Kabag Perekonomian dan Badan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Agus Hebi Djuniantorodi acara Diskusi Webinar "Kebangkitan Ekonomi di Tengah Pandemi" yang digelar dalam rangka perayaan HUT ke-15 beritajatim.com pada hari Kamis (1/4/2021).

Surabaya (beritajatim.com) – Pemkot Surabaya memastikan jika pembangunan di Kota Pahlawan tidak akan menjadikan warga asli Surabaya terpinggirkan.

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Perekonomian dan Badan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Agus Hebi Djuniantorodi acara Diskusi Webinar “Kebangkitan Ekonomi di Tengah Pandemi” yang digelar dalam rangka perayaan HUT ke-15 beritajatim.com pada hari Kamis (1/4/2021).

“Kami tidak ingin seperti di Ibu Kota, dimana masyarakat Betawi terpinggirkan. Kami jamin, pembangunan di Surabaya tidak akan meninggalkan warga Surabaya,” kata Agus Hebi.

Bagaimana caranya? Ia memaparkan jika pemerintahan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji memastikan jika skema perlindungan bagi warga Surabaya sudah dirancang sejak proses perizinan.

“Jadi, ketika ada investasi masuk, dari awal kita wajibkan mereka memperkerjakan warga Surabaya. Lalu, kalau hotel misalnya, seluruh perlengkapannya seperti sandal harus menggunakan produk asli UMKM Surabaya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam gelaran Webinar perayaan HUT ke-15 beritajatim.com turut menghadirkan beberapa pihak untuk menjadi pembicara. Diantaranya adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Trenggalek M. Nur Arifin, Bupati Pamekasan Badrut Tamam.(ifw/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar