Politik Pemerintahan

Tak Ingin Ada Kluster Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Mojokerto Ingatkan Pesan Ibu 3M

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy'at.

Mojokerto (beritajatim.com) – Memasuki minggu ke-delapan tahapan kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, frekuensi tingkat partisipasi masyarakat meningkat. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto mengingatkan Pesan Ibu 3M agar tidak terjadi kluster kampanye.

“Bahwa sekarang tahapan kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto memasuki 49 hari. Kami melihat bahwa frekuensi dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan kampanye mulai meningkat,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy’at, Rabu (18/11/2020).

Padahal, lanjut Aris, di aturan maksimal peserta kampanye adalah 50 orang. Menurutnya, hal tersebut menjadi tanggung jawab dan pekerjaan rumah semua untuk mengambil bagian dalam membendung penyebaran Covid-19. Khususnya di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Dan kita juga tidak ingin ada kluster terbaru yakni kluster Pilkada tahun 2020. Oleh karena itu, saya berharap, saya memohon dan menghimbau kepada pasangan calon nomor urut 1, 2 dan 3 dan tim kemenangan baik nomor 1, 2 dan 3 dan masyarakat Kabupaten Mojokerto tetap melaksanakan program kesehatan,” katanya.

Aris pun mengingatkan semua agar ingat Pesan Ibu 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun serta menjaga jarak. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar