Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Tak Hadir Tes SKB, 2 CPNS di Ponorogo Dinyatakan Tidak Lolos

Suasana ratusan CPNS menunggu tes SKB di depan halaman Gedung Sasana Praja. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berlanjut. Setelah beberapa waktu lalu melaksanakan tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD) di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Singodimedjo, kali ini peserta yang lolos melaksanakan tes seleksi kompetensi bidang (SKB). Tes SKD yang hanya dilakukan sehari itu, dilakukan bukan di GOR Singodimedjo, namun di gedung Sasana Praja.

“Hari ini lanjutan tahapan rekrutmen CPNS Pemkab Ponorogo, kali ini tes SKD dilaksanakan di gedung Sasana Praja,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andi Susetyo, Rabu (8/12/2021).

Peserta yang lolos dan berhak mengikuti tes SKB ini ada 362 peserta. Namun, yang mengikuti tes di gedung Sasana Praja sesuai rencana adalah 330 orang. Sementara sisanya, sebanyak 32 orang menjalani tes SKB di luar Ponorogo. Ada yang di Bandung, Jogjakarta, Balikpapan dan kota /kabupaten lain.

“Yang tes SKB diluar kota, jadwalnya bukan hari ini. Tetapi menyesuaikan kota/kabupaten yang akan menjadi tempat tesnya nanti. Jadi dari 32 orang itu, ada yang belum melaksanakan tes SKB,” ungkap mantan Kepala Dipertahankan tersebut.

Dari 330 orang yang tes SKB di Ponorogo ini, dibagi menjadi tiga sesi tes. Sehingga setiap sesi diisi sebanyak 110 peserta. Andi menyebut dalam sesi pertama, semua peserta hadir lengkap. Sedangkan untuk sesi kedua, ada 2 orang yang tidak hadir. Untuk sesi ketiga juga sudah lengkap jumlah pesertanya. “Dua peserta yang tidak datang waktu sesi kedua itu otomatis tidak lolos atau gugur,” katanya.

Andi menambahkan bahwa untuk peserta yang hamil atau pasca melahirkan ada perlakuan khusus untuk pelayanan. Seperti antrian didahulukan sampai jika ada gangguan tidak bisa jalan dibantu dengan kereta dorong. BKPSDM bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait pelayanan kesehatannya. “Ibu hami dan pasca melahirkan selalu diprioritaskan untuk segera didahulukan,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati