Politik Pemerintahan

Tak Ada Gugatan, Dhito dan Dewi Ditetapkan Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPU) Kediri menetapkan Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa sebagai pasangan calon terpilih setelah meraih suara terbanyak pada Pilbup Kediri 2020. Proses penetapan digelar dengan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Rapat pleno penetapan pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Kediri ini berlangsung di Ruang Kilisuci Kantor Pemkab Kediri. Penetapan baru dilaksanakan karena Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) Mahkamah Konstitusi (MK) baru turun pada Rabu (20/1/2021) lalu, seiring tidak adanya Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di MK.

Rapat Penetapan dipimpin Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi dan dihadiri paslon bupati dan wakil bupati terpilih Dhito – Dewi. Selain itu dihadiri Forkopimda, Bawaslu, Parpol, Tim LO.

Anwar Ansori, Komisioner Divisi Teknik Penyelenggaraan Kpu Kabupaten Kediri menjelaskan bahwa penetapan ini digelar karena Pilkada Kediri tahun 2020 tidak ada sengketa di Mk.

“Penetapan ini sesuai PKPU No 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU No 15 tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggara pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan wali kota dan wakli wali kota tahun 2020,” kata Anwar Ansori, Komisioner Divisi Teknik Penyelenggaraan KPU Kabupaten Kediri

Sementara Dhito Pramana mengatakan akan segera membuat rencana kerja untuk menjadikan Kabupaten Kediri menjadi lebih baik. Dalam program 100 hari kerja, putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung akan fokus terhadap penanganan pandemi Covid-19.

Setelah dilakukan penetapan calon terpilih ini, nantinya KPU akan membuat Berita Acara (BA) dan keputusan kpu tentang penetapan bupati terpilih kepada anggota DPRD Kabupaten Kediri. [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar