Politik Pemerintahan

Tak Ada Calon Independen di Pilbup Mojokerto 2020

KPU Kabupaten Mojokerto menggelar pertemuan dengan awak media. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto memastikan tidak ada calon independen dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto, 23 September 2020. Ini setelah syarat minimal dukungan calon independen, pasangan Subagya Martasentana-Abdi Subhan tak terpenuhi.

Selama dua hari KPU melakukan penghitungan dan pengecekan berkas syarat dukungan minimal. Dari 63.395 berkas syarat dukungan minimal yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, sebanyak 34 ribu tidak memenuhi syarat.

“Setelah berkas perseorangan, penyerahan mulai tanggal 19 sampai 23 Februari 2020. Karena waktu penyerahan di injury time sehingga jika ada kekurangan sudah tidak ada lagi waktu melakukan perbaikan. Berkas yang diserahkan kurang sekitar 34 ribu,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori, Jumat (28/2/2020).

Sehingga, KPU Kabupaten Mojokerto memastikan tidak ada calon perseorangan. Karena sesuai peraturan Bawaslu, pasca penyerahan berkas terakhir diberikan waktu tiga hari untuk calon independen melakukan gugatan. Pasangan Subagya Martasentana-Abdi Subhan tidak melakukan gugatan.

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pancalonan serta Surat Keputusan KPU Nomor 82 tentang pencalonan kepala daerah perseorangan, calon independen wajib mengantongi dukungan minimal 62.338 orang. Jumlah dukungan itu memiliki sebaran 50 persen wilayah Kabupaten Mojokerto atau sebarannya minimal di 10 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar