Politik Pemerintahan

Tahun Ini, 1598 RTLH di Ponorogo Dapat Bantuan Rehab

Kondisi salah satu RTLH di wilayah bumi reyog. [Foto/Istimewa]

Ponorogo (beritajatim.com) – Tahun 2020 ini, Pemkab Ponorogo menganggarkan berbagai bantuan untuk merehab rumah tidak layak huni (RTLH). Dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), bantuan rehab RTLH menggunakan anggaran dari dana alokasi umum (DAU) sebanyak 500 unit.

Selain dari anggaran DAU, pemkab setempat juga menggunakan sumber dana alokasi khusus (DAK) berjumlah 98 unit. “Untuk rehab RTLH ini kami anggarkan dari DAU dan DAK,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Ponorogo Sumarno, Sabtu (29/2/2020).

Selain dari Pemkab, bantuan rehab RTLH, kata Sumarno, juga datang dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). Anggaran tersebut untuk rehab 1.000 unit RTLH. “Sehingga jika dijumlah semuanya, tahun ini ada rehab RTLH sebanyak 1.598 untuk Pemkab Ponorogo,” Papar Sumarno.

Sumarno menyebut, bantuan RTLH itu akan diberikan dalam bentuk uang. Dan setiap program nominalnya berbeda-beda. Untuk DAU, pemkab menganggarkan Rp 15 juta per rumah. Sedangkan dana Rp 18 juta per rumah diberikan dari anggaran DAK. Kemudian program Kementerian PUPR disalurkan senilai Rp 16 juta per unit RTLH.

Sumarno optimis penyaluran bantuan kepada seluruh penerima bisa dilakukan dengan cepat. Sebab akan disalurkan melalui transfer ke rekening bank masing-masing pemilik rumah. Pemkab akan melakukan pendampingan, supaya dana yang diberikan digunakan sesuai dengan rencana awal untuk rehab RTLH.

“Karena berbentuk nontunai, Insya Allah bulan April mendatang bantuan-bantuan RTLH sudah bisa dilaksanakan,” pungkasnya. [end/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar