Politik Pemerintahan

Tahun Depan Ipong Targetkan Ponorogo Bebas BAB Sembarangan

Bupati Ipong Muchlissoni(foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo tahun depan menargetkan warga bumi reyog sudah Open Defecation Free (ODF).

Atau istilah lainnya tidak buang air besar sembarangan. Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes), awal tahun lalu rumah tangga yang belum ODF ada 15 ribu. Jika tahun 2019 ada 4000 yang sudah ODF, berarti tahun 2020 tinggal 11 ribu.

”Sebenarnya saya menargetkan semua sudah ODF tahun 2021, namun Bu Kadinkes berani tahun depan, ya bagus kita dukung penuh,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Sabtu (14/12/2019).

Untuk mensukseskan target tersebut, Ipong meminta kepala puskesmas, camat dan dibatu Koramil dan Polsek untuk getol mensosialisasi dan mengedukasi masyarakat. Karena problemnya selama ini, bukan hanya mereka tidak mempunyai jamban, namun sikap dari sebagian warga yang belum peduli terhadap kesehatan di lingkungannya. Ipong ambil contoh, ada warga yang sudah mempunyai jamban, namun buang air besar (BAB) masih di kolam lele.

”Jika target ini sukses, pihak-pihak yang berjasa selama ini akan saya beri hadiah,” katanya.

Bukan hanya getol sosialisasi dan edukasi saja, Ipong juga akan tetap memberikan bantuan stimulan pembuatan jamban, seperti yang sudah berjalan selama 3 tahun ini. Selain itu untuk percepatan, pihaknya minta Desa mengalokasikan anggaran untuk gotong royong pengadaan jamban. Meski itu hanya 20 atau 30 jamban.

Dinkes merilis data bahwa saat ini ada 6 kecamatan di Ponorogo yang sudah ODF. Kecamatan itu meliputi Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Babadan, Jetis, Jambon dan Siman. Jadi ada 15 kecamatan yang saat ini belum ODF. Meski terkesan masih banyak, namun 15 kecamatan itu rata -rata sudah mencapai sekitar 95 persen, sehingga belum bisa dikatakan sudah ODF.

”Saya meminta semua pihak untuk mensukseskan target tahun depan Ponorogo sudah ODF,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar