Politik Pemerintahan

Tahun 2019, 32 Gedung Sekolah di Kota Mojokerto Selesai Direhabilitasi

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau beberapa gedung sekolah yang telah direhabilitasi. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Peremajaan dan penambahan sejumlah gedung sekolah di Kota Mojokerto yang dikerjakan tahun 2019 sudah selesai dikerjakan. Secara langsung Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meninjau beberapa gedung sekolah yang telah selesai direhabilitasi.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid, ada lima lokasi yang menjadi sasaran peninjauan Ning Ita (sapaan akrab, red). Ke lima sekolah tersebut yakni SDN Surodinawan, TK Negeri Pembina Prajurit Kulon, SDN 1 Wates, SDN 3 Wates, SDN 4 Wates dan SMPN 8.

Melalui perbaikan dan penambahan gedung baru yang dilakukan Pemkot Mojokerto, tidak lain bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para siswa. Sehingga nantinya diharapkan mampu menunjang kualitas kegiatan belajar mengajar (KBM) para siswa.

“Pendidikan itu, merupakan urusan wajib. Mutu pendidikan, akan terlihat bila ditunjang dengan kualitas sarana prasarana infrastruktur yang memadai. Sehingga kita ingin memberikan kenyamanan yang optimal yakni melalui peremajaan,” ungkapnya, Senin (6/1/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid menambahkan, rehabilitasi gedung sekolah yang ditinjau kali ini merupakan proses perbaikan sejak tahun 2019. Di tahun 2019 ada 32 gedung sekolah di Kota Mojokerto yang menjadi prioritas dalam perbaikan sekaligus penambahan gedung baru.

“Perbaikan ini, tidak hanya untuk sekolah dasar. Melainkan mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP. Bukan hanya perbaikan, tapi kami juga menambahkan gedung baru sesuai kebutuhan. Seperti di SDN 1 yang mendapatkan gedung olahraga tertutup. Di tahun 2020, masih ada tapi jumlahnya hanya 18 gedung sekolah,” jelasnya.

Untuk anggaran proses rehabilitasi gedung sekolah, yang dilakukan oleh Pemkot Mojokerto diambilkan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019. Selain meremajakan gedung, Dinas Pendidikan juga menambahkan beberapa fasilitas penunjang.

Seperti, Closed Circuit Television (CCTV), genset di SDN dan SMPN serta kontainer untuk rumah baca. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar