Politik Pemerintahan

Tahapan Lanjut, Launching Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020 Ditunda

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski launching Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Tahun 2020 ditunda karena imbas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), namun tidak berpengaruh dalam tahapan Pilbup Mojokerto 2020. Sementara pelantikan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan digelar di masing-masing kecamatan.

Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori mengatakan, penundaan Launching Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Tahun 2020 ditunda setelah KPU Kabupaten Mojokerto menerima Surat Edaran KPU RI Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona di Lingkungan KPU. “SE KPU RI tersebut tertanggal 16 Maret kemarin,” ungkapnya, Selasa (17/2/2020).

Masih kata Muslim, pasca menerima SE KPU RI, KPU Kabupaten Mojokerto menggelar rapat pleno. Hasilnya, Launching Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Tahun 2020 yang rencananya digelar pada 22 Maret 2020 di Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ditunda.

“Kami langsung menggelar rapat pleno kemarin dan hasilnya untuk launching akan digelar tanggal 11 April mendatang dan tempat tidak berubah, tetapi jika ada kebijakan baru dari pemerintahan maka disesuaikan. Rencananya sorenya, ada pelantikan PPS di gedung indoor Stadion Gajah Mada,” katanya.

Rencananya, pelantikan sebanyak 912 anggota PPS tersebut akan digelar pada, Minggu (22/3/2020) sore. Namun untuk menghindari pengumpulan massa, lanjut Imam, pelantikan akan digelar di masing-masing kecamatan. Sebanyak 912 anggota tersebut berasal dari masing-masing desa tiga orang.

“Sebanyak 912 anggota PPS tersebut yakni per desa tiga orang. Di Kabupaten Mojokerto ada 304 desa. Pelantikan PPS tidak diundur namun akan diperkecil massanya yakni digelar di kecamatan masing-masing. Serentak tapi digelar di masing-masing kecamatan agar tidak kumpul massa banyak,” ujarnya.

Launching Pilkada KPU Kabupaten Mojokerto rencananya akan menghadirkan bintang tamu Jihan Audy, Gery, Cak Sodiq, Ratna Atika dan lainnya dengan diiringi orkes New Monata. Selain dua agenda tersebut, KPU Kabupaten Mojokerto juga berencana menggelar pelantikan sekretariat Pantia Pemungutan Kecamatan (PPK).

“Namun belum dijadwalkan karena masing menunggu Surat Keputusan Bupati Mojokerto. Total jumlah anggota PPK sebanyak 54 anggota yakni 3 anggota di masing-masing kecamatan. Tidak pengaruh karena himbauan PNS tetap masuk, hanya dihimbau tidak mengumpulkan banyak dan rapat luar kota dipending. Tapi belum ada jadwal rapat luar kota,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, KPU Kabupaten Mojokerto juga menyediakan hand sanitizer sehingga disarankan yang masuk KPU Kabupaten Mojokerto harus cuci tangan. Muslim menjelaskan, ada petugas yang nantinya mengarahkan untuk melakukan cuci tangan menggunakan hand sanitizer.

“Sudah dibelikan, bagi yang masuk KPU harus cuci tangan. Pegawai KPU Kabupaten Mojokerto yang sedang flu atau sakit demam disarankan tidak masuk dulu. Semua ini sesuai dengan arahan dari SE KPU RI nomor 4 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona di Lingkungan KPU,” tegasnya.

Menurutnya, Covid-19 menjadi bencana nasional non alam sehingga sesuai arahan dari SE KPU RI menghimbau menunda agenda yang mengumpulkan massa banyak. Selain Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang dan Kabupaten Situbondo juga berencana melaunching Pilkada tanggal 21 Maret 2020.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar