Politik Pemerintahan

Tabloid Indonesia Barokah Menyebar di Sampang Melalui Kantor Pos

Sampang (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sampang menemukan Tabloid Indonesia Barokah masuk ke beberapa Kecamatan di Kabupaten Sampang, Madura.

Tabloid yang belakangan menghebohkan jagad pemberitaan tanah air itu, dinilai mendiskreditkan salah satu Pasangan Calon Presiden. Bahkan tabloid tersebut dinilai sebagai media ilegal dan bertentangan dengan pasal 9 ayat (2) junto Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, karena tidak mencantumkan badan hukum Perusahaan Pers serta tidak menyertakan alamat percetakannya.

Yunus Ali Ghafi Komisioner bagian Penindakan Bawaslu Sampang membenarkan, jika Tabloid Indonesia Barokah telah masuk ke wilayah kerjanya melalui jasa pengiriman.

“Tabloid Indonesia Barokah telah masuk ke Kabupaten Sampang, melalui Kantor Pos,” ujarnya, Jumat (25/1/2019).

Meski demikian Yunus mengatakan, pihaknya tidak bisa melakukan apa-apa, karena itu merupakan kewenangan Bawaslu RI.

“Meskipun sudah sampai di Sampang, kami tidak bisa berbuat banyak sebelum ada instruksi Bawaslu RI,” tegasnya.

Terkait jumlah examplar, Yunus menjelaskan belum mengetahui. Namun, tabloid itu telah masuk di beberapa Kecamatan yakni, Sokobanah, Ketapang, Banyuates dan Jrengik, sebagian masih ada di beberapa Kantor Pos cabang kecamatan.

Yunus menambahkan, Tabloid Indonesia Barokah itu ditujukan ke beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) dan Ta’mir Masjid di Sampang.

“Kebanyakan yang menjadi sasaran Tabloid ini Ponpes dan Ta’mir Masjid,” tandasnya.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar