Politik Pemerintahan

Sutiaji Luncurkan Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 di Kota Malang

Wali Kota Malang Sutiaji dan Forkopimda Kota Malang meninjau sidang di tempat bagi warga tidak bermasker.

 

Malang(beritajatim.com) – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang dipimpin Wali Kota, Sutiaji meluncurkan Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, di Balaikota Malang, pada Rabu, (16/9/2020). Tugasnya, berkeliling untuk menertibkan warga yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama yang tidak bermasker.

Tim ini terdiri dari, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang dan Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang. Jika tim ini menemui masyarakat yang tidak bermasker akan langsung dikenakan sanksi sidang di tempat dengan denda sebesar Rp100 ribu sesuai dengan aturan Perwal Nomor 30 Tahun 2020.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan setelah masa sosialisasi berakhir saatnya memasuki masa penindakan. Tim pemburu warga tidak bermasker ini dibentuk semata-mata untuk meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan akan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Beberapa pekan sebelumnya, kami sudah melakukan sosialisasi dan memberikan sanksi sosial. Hari ini, kami langsung memberikan sanksi berupa sidang di tempat dan membayar denda. Tugas kami bagaimana kesehatan masyarakat agar tetap terjaga. Mau tidak mau, ini yang harus kami lakukan,” papar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, tim ini memang bertugas melakukan pendisiplinan. Namun, dalam penegakan aturan, tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19 harus tetap melakukan pendekatan persuasif terhadap masyarakat yang melakukan pelanggaran.

“Kami masih banyak menemukan masyarakat yang tidak disiplin menggunakan masker dengan pendekatan persuasif. Namun, waktunya kami memberikan hukuman bagi pelanggar. Sebab, Kota Malang masih masuk dalam zona merah,” tandas Sutiaji.

Sementara itu, data Covid-19 Kota Malang, per Rabu, (16/9/2020). Jumlah warga yang terpapar Covid-19 sebanyak 1.702 jiwa. 404 orang masih dalam perawatan, 1.136 telah dinyatakan sembuh, dan 162 jiwa telah meninggal dunia. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar