Politik Pemerintahan

Susun RPJMD Tahun 2021-2026, YES : Perlu Dukungan dan Partisipasi Masyarakat

Lamongan (beritajatim.com) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamongan tahun 2021-2026 dilaksanakan di Aula Gajah Mada Lantai 7 Pemkab Lamongan, Selasa (8/6/2021).

Saat membuka acara, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) menjelaskan tentang esensi dari dokumen RPJMD yang merupakan penjabaran dari visi misi dan program kepala daerah yang penyusunannya harus berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), RPJMD Jawa Timur, Rencana Tata Ruang dan Wilayah, serta dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD.

“Sudah saatnya kita harus bekerjasama, tinggalkan ego sektoral dalam rangka mencapai misi IKU (Indikator Kinerja Utma) dan IKD (Indikator Kinerja Daerah) untuk mencapai kejayaan Lamongan yang berkeadilan. Ini bukan hanya kinerja eksekutif dan legislatif namun merupakan kinerja bersama, sehingga dalam rangka mencapai target tersebut perlu mendapatkan dukungan dan partisipasi masyarakat, pelaku usaha, universitas, dan NGO (Non Governmental Organization),” ungkap YES.

Selain itu YES juga berharap, capaian misi IKU dan IKD bisa selaras dengan prioritas Bupati dan Wakil Bupati. Bahkan juga responsive dan adaptif dengan kebutuhan masyarakat di masa depan, sehingga semua program yang direncanakan bisa memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat Lamongan.

“Lamongan tidak akan berjaya kerena Pemerintah Daerah, Lamongan akan berjaya karena masyarakat, dunia usaha dan NGO yang berperan bersama,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Jatim yang diwakili oleh Kepala Bakorwil Bojonegoro, Dyah Wahyu Ernawati menyampaikan, pihaknya mengapresiasi terhadap capaian Pemkab Lamongan yang memiliki IPM (Indeks Pembangunan Manusia), dan angka harapan lama sekolah di atas rata-rata Jatim. Meski demikian, diharapkan Lamongan tetap fokus pada pemerataan pendidikan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui kesehatan ibu dan anak, serta prevalensi stunting.

“Setelah dilaksanakan Musrenbang sesuai tahapan pelaksanaan RPJMD, adanya kesepakatan hasil masukan Musrenbang itu dibuat sebagai bahan penyempurna rancangan RPJMD menjadi rancangan akhir RPJMD,” tutur Dyah Wahyu Ernawati.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Lamongan Suyatmoko mengungkapkan, agenda ini dimaksudkan sebagai forum antar pemangku kepentingan dalam rangka memberikan sumbangsih pemikiran, saran, pendapat dan masukan dalam menentukan prioritas 5 tahun ke depan. Menurutnya, agenda ini bertujuan untuk penajaman, keselarasan terhadap strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

“Hasil yang diharapkan dari agenda ini adalah masukan dari perangkat daerah, kemudian pelaku usaha, akademisi, NGO, dan masyarakat lain dalam rangka perbaikan rencana awal RPJMD yang telah kita susun,” tambah Suyatmoko.[riq/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar