Politik Pemerintahan

Survei PRC: Faida 35,6%, Hendy 35,2%, Salam 12,6%

Jember (beritajatim.com) – Pemilihan

kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bakal berlangsung ketat. Survei Politika Research and Consulting (PRC) menunjukkan selisih suara antara kandidat petahana dan penantang sangat tipis.

PRC melakukan uji elektabilitas dengan mengajukan dua pertanyaan kunci, yakni top of mind dan closed option. Berdasarkan survei dengan pertanyaan tertutup, pasangan Faida – Dwi Arya Nugraha Oktavianto mendapatkan 35,6 persen. Mereka ditempel ketat pasangan Hendy Siswanto – Muhammad Balya Firjaun Barlaman yang mendapat 35,2 persen. Terakhir pasangan Abdus Salam – Ifan Arianda meraih 12,6 persen.

Ketatnya hasil ini diperteguh dengan hasil dalam uji pertanyaan terbuka elektabilitas (top of mind). Petahana Faida – Dwi Arya Nugraha Oktavianto memperoleh suara 31,8 persen. Hendy Siswanto – Balya Firjaun Barlaman mendapatkan 30,4 persen. Terakhir, kandidat dengan nomor urut 3, Abdussalam – Ifan Ariadna Wijaya hanya memperoleh 11,4 persen.

Baik pertanyaan soal top of mind dan closed option sama-sama menghadirkan jumlah responden yang belum atau tidak menentukan pilihan di atas 10 persen. Dalam pertanyaan soal top of mind, sebanyak 26,4 persen responden masih belum atau tidak menentukan pilihan. Sementara dalam pertanyaan tertutup (closed option), ada 16,6 persen responden yang masih belum atau tidak menentukan pilihan.

Responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab terbagi menjadi dua kategori besar. Pertama, adalah mereka yang dominan menjawab rahasia, terutama dari kalangan responden berlatar belakang pegawai negeri sipil (PNS). Kedua, mereka yang memang merupakan undicided voters (pemilih yang belum mengambil keputusan) itu sendiri.

Hasil ini diperoleh dari jajak pendapat yang dilaksanakan pada 26 November- 2 Desember 2020. Jajak pendapat ini melibatkan sampel 500 responden yang tersebar secara proporsional di 31 kecamatan dari 50 desa yang terpilih secara acak sebagai basis survei.

Metode survei yang digunakan adalah multi-stage random sampling, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. “Adapun rentang Margin of Error (MoE) dalam survei PRC adalah sebesar 4,5 persen,” kata Direktur Riset PRC Miftahul Munir, dalam konferensi pers di Kafe MyWay, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (5/12/2020).

PRC melakukan supervisi secara berlapis melalui koordinator lapangan dan supervisor, serta dilakukan respondents check sebesar 20 persen dari total responden untuk memastikan kualitas survei.

“Berdasarkan hasil data survei kami, dengan selisih hanya 0,6 persen sampai dengan 1,4 persen, baik petahana Faida – Oktavianto maupun penantang Hendy – Gus Firjaun sama-sama memiliki peluang yang besar untuk menang,” kata Munir. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar