Politik Pemerintahan

Survei Alvara: M Qosim Unggul Atas Gus Yani di Pilkada Gresik 2020

Pasangan nomor 1 M.Qosim-Asluchul Alif (QA) dan paslon nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) di Pilkada Gresik

Gresik (beritajatim.com)– Memasuki masa tenang menjelang pemungutan suara Pilkada Gresik empat hari lagi. Elektabilitas (tingkat keterpilihan) pasangan calon, atau paslon nomor 1 M.Qosim-Asluchul Alif (QA) masih unggul dibanding paslon nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT).

Berdasarkan survei yang dilakukan Alvara Research Center. Survei yang dilakukan sejak 26 hingga 3 Desember 2020 dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling.

“Kami melakukan survei dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka. Dari 452 responden yang dijadikan sampling di seluruh kecamatan kecuali di Pulau Bawean. Margin error-nya 4,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” kata Founder & CEO Alvara Research Center Hasanuddin saat dihubungi beritajatim.com, Minggu (6/12/2020).

Masih menurut Hasanuddin, di aspek elektabilitas. Jika hari ini Pilkada diselenggarakan maka paslon QA prosentase yang diperoleh 49,6 persen. Sementara paslon NIAT hanya mampu meraup 39,8 persen. Sedangkan yang belum memutuskan 10,6 persen.

“Pasangan Mohammad Qosim– Asluchul Alif  (QA) memperoleh elektabilitas terbesar, namun petahana ini mendapatkan perlawanan sengit dari pasangan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (NIAT),” paparnya.

Ia menambahkan, peluang paslon QA memenangi Pilkada Gresik 2020 sangat terbuka. Namun, paslon NIAT juga memiliki peluang yang sama.

Sebelumnya, menjelang pemungutan suara Pilkada serentak 2020. Alvara Research Center telah melakukan survei elektabilitas pasangan yang bersaing memperebutkan suara pemilih di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Gresik.

Ketiga wilayah ini dipilih, karena dianggap merupakan wilayah strategis sebagai episentrum perekonomian di Jawa Timur. Untuk mengukur Elektabilitas ini, Alvara Research Center secara independen melakukan survei secara mandiri mulai 26 November – 3 Desember 2020. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar