Politik Pemerintahan

Surat Suara Tertukar, Pemungutan Suara di TPS 25 Genteng Kulon Dihentikan

Banyuwangi (beritajatim.com) -Proses pemungutan suara di TPS 25 Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng terpaksa dihentikan. Panwascam Genteng terpaksa menghentikan akibat surat suara warna hijau untuk DPRD kabupaten/kota yang tertukar.

Komisioner Divisi SDM Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid mengatakan penghentian dilakukan agar kesalahan tidak semakin meluas.

“Surat suara yang keliru hanya lembar coblosan DPRD kabupaten/kota. Mestinya Desa Genteng Kulon masuk Daerah Pemilihan 5. Tapi surat suaranya yang dikirim di TPS 25 justru dari Daerah Pemilihan 1,” terang Hasyim, Rabu (17/4/2019) saat mendatangi lokasi TPS 25.

Kekeliruan ini terungkap setelah salah satu warga bertanya kepada PPS karena caleg yang hendak dicoblos namanya tidak ada. Setelah dicek rupanya surat suara itu tertulis untuk Daerah Pemilihan 1.

“Surat suara DPRD kabupaten/kota di TPS 25 Desa Genteng Kulon sempat tercoblos 20 lembar. Akhirnya anggota kita dari Panwascam Genteng mengambil sikap untuk menghentikan sementara,” jelasnya.

Saat ini situasi di TPS 25 sudah kondusif. Warga sudah dapat mencoblos caleg dari dapil 5 setelah surat suara yang keliru diganti dengan surat suara cadangan dari TPS lain. Ironisnya, petugas dari KPU Banyuwangi tidak segera turun ke lokasi.

Selain di TPS 25, dua TPS lain di Desa Genteng Kulon juga mengalami hal serupa. Yakni di TPS 33 dan 31. Informasi lain, di TPS 18 Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, juga tertukar. Meski demikian, Bawaslu Banyuwangi belum melakukan pengecekan.

Tokoh muda Desa Genteng Kulon, Iqbal Baraas, menyayangkan Kekeliruan surat suara di desanya. Apalagi kasusnya terjadi di beberapa lokasi. “Kekacauan ini mestinya tidak terjadi. Umpama salah di satu TPS masih kita maklumi, lha ini sampai tiga TPS,” ujarnya. (rin/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar