Politik Pemerintahan

Surat Mendagri Soal Larangan Mutasi Dilanggar di Jember

Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano

Jember (beritajatim.com) – Sekretaris Daerah Mirfano dan sejumlah pejabat di Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat kejutan via WhasApp, Selasa (29/12/2020). Mereka diganti dengan pelaksana tugas kepala organisasi perangkat daerah baru.

“Saya diberitahu via WA oleh Ibu Bupati bahwa saya dapat SK. SK apa saya juga belum tahu. SK akan dikirimkan. Saya tidak bisa memprediksi,” kata Mirfano.

Pergantian sekda tetap menjadi kewenangan bupati, namun harus dengan persetujuan gubernur. Pengangkatan pelaksana tugas juga menjadi kewenangan bupati. Namun Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat larangan kepada seluruh pemerintah daerah yang melaksanakan pemilihan, Rabu (23/12/2020), untuk tidak melakukan penggantian pejabat sampai dengan dilantiknya bupati terpilih dan tidak mengusulkan penggantian jabatan kepada Menteri Dalam Negeri. “Sebaiknya surat mendagri itu dipatuhi,” kata Mirfano.

Mirfano masih mendata pejabat yang diganti. “Nanti akan kami laporkan ke gubernur dan mendagri,” katanya. Hasil pendataan sementara, ada lebih dari lima pejabat yang diganti. Mirfano akan menghadap gubernur bersama Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief untuk melaporkan pelanggaran surat mendagri ini, Rabu (30/12/2020). Kebetuilan gubernur berkunjung ke Jember. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar