Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Surabaya Masuk PPKM Level 3, Wali Kota Eri Sebut Ekonomi Tetap Berjalan

Surabaya (beritajatim.com) – Kota Surabaya masuk pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10 Tahun 2022 yang berlaku mulai hari ini (15/2/2022) hingga (21/2/2022).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut peraturan PPKM level 3 yang ada dalam Inmendagri ini berbeda dengan level 3 saat merebaknya varian delta lalu. Saat ini, katanya, hanya dilakukan pembatasan agar varian omicron tidak merebak namun kegiatan ekonomi tetap bisa berjalan.

Eri mencontohkan peraturan jam operasional pun sama walaupun memasuki PPKM level 3. Seperti, beberapa pelaku usaha yang buka dari pagi diharuskan tutup jam 21.00, sedang yang buka sore tutup jam 00.00. Kemudian kapasitas pasar 100 persen dan anak-anak pun bisa masuk mall namun didampingi orang tua.

“Jadi intinya pada PPKM level 3 ini yang disampaikan hanya untuk membatasi, namun ekonomi tetap bisa jalan,” kata Eri, Selasa (15/2/2022).

Tetapi, lanjutnya, ada batasan waktu dine in. Dalam peraturannya maksimal 60 menit. “Kalau dulu kan sama saja. Tapi setelah PPKM level 1 kemarin kan tidak apa-apa agak ngobrol dulu, ini kembali seperti semula. Jadi makan Dine in buka masker namun batasnya 60 menit setelah itu pergi berganti orang,” katanya.

Eri meminta kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya untuk mematuhi PPKM level 3. Dengan mematuhi aturan, maka tidak ada penutupan kegiatan yang dilakukan tetap seperti biasa namun ada pembatasan jumlah orang.

“Yang perlu saya garis bawahi ternyata dengan PPKM level 3 ini semua kegiatan ekonomi masih tetap berjalan sehingga tetap bisa menggerakkan ekonomi kota Surabaya,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kota Surabaya akan terus menjaga dengan peduli lindungi, protokol kesehatan harus selalu ditegakkan. Swab massal dan swab Hunter juga digalakkan.

“Dan nanti di semua tempat mall itu harus ada yang menunjukkan jumlah orang masuk dari semua pintu. Sehingga kita bisa tau kapasitas setiap mall itu berapa pengunjung,” katanya

“Kalau dulu level 3 kan tutup semua. Kalau sekarang tidak, bisa tetap jalan ekonominya,” tambahnya.

Eri juga mengimbau warga Surabaya untuk tenang dan tidak panik menghadapi varian omicron tetapi tetap harus menjaga protokol kesehatan. “Sekarang tugas pemerintah memastikan ekonomi berjalan sesuai inmendagri. Dan tidak ada lagi yang melanggar posisi itu. Sehingga kita melakukan PPKM level 3 dengan kegiatan seperti biasanya,” katanya.(asg/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar