Politik Pemerintahan

Suplai Blanko e-KTP Terbatas, Dispendukcapil Gresik Prioritas Pemohon Pemula

Foto/ilustrasi KTP

Gresik (beritajatim.com) – Warga Gresik yang hendak mengurus e-KTP harus bersabar. Pasalnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat memprioritaskan pencetakan pada pemula. Hal ini dikarenakan suplai blanko dari pusat hanya dibatasi 500 keping.

Adanya pembatasan itu, membuat masyarakat yang mau mengurus e-KTP pulang dengan wajah murung. Sebab, mereka hanya mendapatkan surat keterangan (Suket) dari petugas Dispendukcapil Gresik.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Gresik, Siti Muklisyatin membenarkan untuk saat ini memang stok blangko terbatas. Untuk itu, pihaknya menerapkan kebijakan prioritas pemula. “Memang setelah pemilu lalu jatah kami hanya 500 keping seminggu,” ujarnya, Senin (5/08/2019).

Sebelum ada pembatasan ini, Dispendukcapil setiap minggunya mendapat jatah 1.500 keping setiap minggu. Karena itu, pihaknya tidak tahu sampai kapan suplai blangko dari pusat kembali normal. Yang jelas, kondisi seperti ini tidak hanya dialami di Gresik saja tapi di seluruh tanah air.

Setiap hari ada sekitar 300 pemohon datang untuk mengurus e-KTP. Sedangkan blangko 500 itu juga dibagikan ke tiga wilayah pembantu di kecamatan. Saat blangko datang paling sehari sudah habis.

Kepala Dispendukcapil Pemkab Gresik Khusaini menambahkan, 500 blangko itu sebetulnya juga tidak bisa bertahan lejih dari seminggu. Sebab, kebutuhannya memang diprioritaskan kepada pemohon pemula. “Kalau supplai blangko masih berlimpah, pihaknya dalam sehari bisa mencetak sekitar 500 keping,” paparnya.

Ia menambahkan, terkait dengan ini pihaknya sebtulnya sudah berupaya meminta penambahan blangko. Hanya saja memang ada pembatasan dari pusat. “Kami sudah berupaya minta lebih sebetulnya. Tapi mau bagaimana lagi stoknya memang terbatas,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar