Politik Pemerintahan

Suli Faris Usul Madura Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Pamekasan (beritajatim.com) – Legislator Pamekasan, Suli Faris berencana mengusulkan Madura agar ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tanpa perlu dijadikan sebagai provinsi.

Terlebih dalam beberapa tahun terakhir, ide ataupun usulan ‘Provinsi Madura’ juga sempat menyita perhatian banyak pihak. Bahkan juga sempat digagas melalui berbagai forum, semisal Focus Group Discussion (FGD).

“Kalau tujuannya untuk kesejahteraan Madura, kami kira Kawasan Ekonomi Khusus lebih pas daripada harus pisah dari (Provinsi) Jawa Timur,” Legislator Pamekasan, Suli Faris kepada beritajatim.com, Selasa (22/1/2019).

Politisi yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pamekasan, juga memberikan beberapa alasan seputar Kawasan Ekonomi Khusus. Seperti Gresik, Sidoarjo, Surabaya, serta beberapa daerah terdekat lain yang tidak bisa dilakukan pengembangan dalam sektor pembangunan.

“Kami rasa Madura lebih pas dilakukan pengembangan pembangunan di sektor industri, apalagi kawasan ekonomi khusus juga hampir sama dengan kota industri. Sehingga hal ini perlu diusulkan melalui setiap kabupaten di Madura (Bangkalan, Pamakasan, Sampang dan Sumenep),” ungkapnya.

Bahkan ia juga pesimis dengan ide Madura Provinsi, memisahkan Madura sebagai bagian dari Provinsi Jatim. Terlebih banyak pertimbangan teknis maupun non teknis yang harus dijadikan pertimbangan secara menyeluruh. “Seperti kita tahu, syaratnya cukup rumit. Belum lagi persoalan finansial dan SDM kita belum siap sepenuhnya,” jelasnya.

“Apalagi usaha Provinsi Madura, semakin sulit diwujudkan pasca keputusan MK (Mahkamah Konstitusi). Hanya ada dua cara harus ada pemekaran kabupaten dan atau revisi Undang-Undang Pemerintah Daerah, itupun akan sngat sulit dan lama,” imbuhnya.

Gagasan Kawasan Ekonomi Khusus dinilai lebih realistis dibandingkan ide Madura Provinsi. “Jadi lebih mungkin Madura dijadikan kawasan ekonomi khusus sebagai pengembangan dari surabaya, daripada Provinsi Madura. Apalagi saat ini sudah ada jembatan Suramadu,” sambung politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PBB Pamekasan.

“Dari itu, kami kira menjadikan kawasan ekonomi khusus sebagai langkah tepat dibandingkan harus memisahkan diri dari Jawa Timur. Dan kami berharap anggota legislatif di Madura, bisa sepakat dan mengusulkan ke pemprov ataupun pemerintah pusat,” pungkasnya. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar