Politik Pemerintahan

Suku Tengger Lumajang Berdoa Kelancaran Pelantikan Presiden Jokowi

Warga Suku Tengger di Lumajang menyempatkan diri berdo'a untuk pelantikan Presiden RI terpilih Jokowi.

Lumajang (beritajatim.com)– Suku Tengger di Desa Argosari Kecamatan Senduro tepatnya di Pura Sanggar Agung berkumpul dan berdoa bersama agar acara pelantikan orang nomor satu di Indonesia tersebut berjalan aman.

Mereka yang sebagian besar bermata pencaharian bercocok tanam tersebut menyempatkan diri untuk berkumpul dan sembahyang serta mendokan untuk kondusifitas nasional seusai mereka bekerja.

Doa bersama ini mereka lakukan lantaran dalam setiap tahapan Pemilu 2019 ini selalu diwarnai dengan tensi yang cukup panas. Puncaknya saat pengumuman Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada tanggal 21-22 Mei 2019, terjadi bentrok antara pihak Kepolisian dengan sekelompok masyarakat yang tak puas dengan hasil penghitungan oleh pihak KPU.

“Kami berdo’a agar presiden Jokowi dan Kyai Ma’aruf amanah sebagai pemimpin bangsa,” ujar Suhari, salah satu warga Suku Tengger, Sabtu (19/10/2019).

Menurut dia, ujian dan coba terhadap bangsa ini sangat besar. Selain dari dalam untuk memakmurkan masyarakatnya dan dan ancaman dari luar negeri dalam persaingan perdagangan serta teknologi.

“Bangsa yang besar harus bersatu, jangan tercerai berai lantaran kepentingan kelompok,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan, polri siap mengamankan wilayah hukum Kabupaten Lumajang dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Pihaknya juga akan bahu membahu bersama TNI serta dari unsur Satgas Keamanan Desa agar wilayah hukum Polres Lumajang tetap dalam keadaan aman dan damai.

“Kami bertanggug jawab atas keamanan dan kenyamanan masyarakat serta jalanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih,” ungkapnya. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar