Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Sukses Bangun Komunikasi dan Informasi, Bupati Trenggalek Raih Penghargaan JTV

Trenggalek (beritajatim.com) – Bupati Trenggalek Raih Pengahargaan dari JTV. Bupati dianggap Sukses Membangun Komunikasi dan Informasi yang Akurat Sehingga Mudah Diakses

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin raih penghargaan dalam Malam Apresiasi JTV. Penghargaan ini sendiri diberikan JTV guna mengapresiasi kesuksesan kepala daerah yang erat disapa Gus Ipin itu karena dianggap sukses memimpin di tengah krisis dengan membangun komunikasi dan informasi yang akurat sehingga mudah diakses.

Abdul Rachim, Pimpinan Redaksi (Pimred) JTV dalam kegiatan itu menyampiakan pihaknya merasa perlu memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang dianggap sukses memimpin ditengah krisis.

Tujuannya agar bisa menjadi booster, penyemangat bagi kepala daerah untuk senantiasa bersemangat karena perjalanan masih panjang. Metode penilaian yang dilakukan oleh JTV sendiri dalam penghargaan ini, melalui survey panjang selama 6 bulan. Artinya menilai satu tahun kepemimpinan kepala daerah yang ada di Jatim selama Pandemi Covid 19.

Dalam kesempatan itu Pimred JTV itu juga berharap keadaan bisa kembali pulih. “Semoga kita lekas bisa hidup berdampingan dengan Covid 19. Pandemi lekas menjadi endemi, dengan begitu maka perekonomian kembali pulih dan UMKM bisa berkembang,” ucap Abdul Rachim.

Sedangkan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin usai mendapatkan penghargaan ini keterbkaan informasi bukanlah penghargaan, melainkan sesuatu hal yang wajib.

“Bupati adalah jabatan yang dipilih oleh rakyat, maka dari itu di Trenggalek saya ingin tekankan bawasannya bukan rakyat lapor bpati melainkan bupatinya yang wajib lapor kepada majikannya dalam hal ini rakyat,” ucapnya.

“Makanya, di Trenggalek ada yang namanya Bupati Lapor Rakyat. Saya melaporkan apa yang saya lakukan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab saya kepada masyarakat yang telah memlih saya,” lanjut pria ini.

Terakhir kepala daerah yang getol memperjuangkan keseimbangan alam itu menyebut untuk menikatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di daerahnya diterapkan pembayaran TPP pegawai berdasarkan hasil survey kepuasan masyarakat. “Dengan begitu maka pelayanan terhadap masyarakat diharapkan bisa benar benar berjalan secara baik,” tandasnya. [nm/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar