Politik Pemerintahan

Sukorejo Gresik Jadi Desa Tangguh Semeru

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk Desa Sukorejo

Gresik (beritajatim.com) – Polres Gresik telah menyiapkan 49 desa/kelurah sebagai pilot project desa tangguh. Dari jumlah itu, Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas melengkapi menjadi desa tangguh semeru.

Dipilihnya Desa Sukorejo, karena secara geografis desa tersebut berbatasan langsung dengan wilayah Surabaya. Selain itu, masyarakat desanya berdampingan langsung dengan daerah industri.

Berdasarkan data Satgas Penangangan Covid-19 Gresik, belum ada warga Desa Sukorejo terpapar positif Covid-19 maupun masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan, keberadaan desa tangguh semeru merupakan program unggulan Provinsi Jatim dalam rangka kesiapsiagaan warga serta kesadaran masyarakat dalam menangani Covid-19.

“Desa Sukorejo sangat siap menjadi desa tangguh. Hal ini bisa juga dijadikan ikon bagi desa lainnya. Sebab, desa tangguh semeru memiliki manfaat luar biasa kesadaran warganya, dan bukan dipaksakan,” katanya, Selasa (2/06/2020).

Mantan Kapolres Ponorogo itu menambahkan, setelah Desa Sukorejo diharapkan ada desa atau kelurahan lain yang akan melengkapi lagi sebagai desa tangguh.

“Desa Sukorejo ini nantinya bisa menjadi embrio bagi desa lain. Sebab, keberadaan desa tangguh tidak hanya menangani soal Covid-19 saja. Tapi juga sebagai desa tanggap bencana maupun menjaga kamtibmas,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo Fathur Rokhman menuturkan, terkait dengan dijadikan sebagai desa tangguh. Warganya setiap hari melakukan penjagaan secara bergantian yang dibagi dalam tiga shift.

“Di desa kami ada 2.063 warga dan 557 kepala keluarga. Semua warga yang masuk tanpa terkecuali kami cek suhu tubuhnya dan diwajibkan mengisi bio data,” tuturnya.

Terkait dengan penanganan Covid-19 kata Fathur Rokhman, di balai desa juga dilengkapi rumah isolasi, posko kesehatan serta lumbung pangan.

“Kami sudah siapkan semua fasilitasnya bila ada warga yang terkena Covid-19. Jadi tidak usah kuatir,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar