Politik Pemerintahan

Mutasi Jilid 2

Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo Akhirnya Isi 9 Kursi OPD yang Kosong

Bupati Sugiri Sancoko saat melakukan pelantikan kepada ratusan pegawai pada Jumat (11/2) malam di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 9 kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Ponorogo yang sempat kosong akhirnya terisi.

Itu setelah Kang Bupati Sugiri Sancoko melakukan mutasi jilid 2 pada hari Jumat (11/2) malam di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Pengisi 9 kursi OPD itu merupakan hasil pemenang lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo beberapa bulan lalu.

Adapun hasil lelang itu, Dyah Ayu Puspitanginarti menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) dijabat oleh Yudha Slamet Sarwo Edi. Joko Waskito menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Di Dinas Pendidikan (Dindik) dijabat oleh mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Ponorogo-Magetan, Nurhadi Hanuri.

Sementara untuk Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) diduduki oleh Masun. Untuk Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat diisi oleh Eko Edi Suprapto, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) dijabat oleh Gulang Winarno.

Seni menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan terakhir Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan diisi oleh Joni Widarto.

Formasi untuk JPTP dalam kegiatan malam itu tidak hanya tidak hanya pengisian 9 kursi OPD yang sebelumnya kosong. Ternyata ada hal yang mengejutkan, eselon 2 yang ikut gerbong mutasi pertama pada November lalu, juga ikut lagi dimutasi pada malam itu.

Yakni lukiran jabatan antara Najib Susilo dengan Hadi Prayitno. Dimana Najib, yang tiga bulan lalu dimutasi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, tadi malam dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Politik. Dimana posisi itu, pada mutasi jilid pertama dijabat oleh Hadi Prayitno. Terkait hal ini, Bupati Sugiri Sancoko berdalih bahwa pertimbangannya yakni percepatan layanan.

“Jadi bukan baik atau jelek. Karena percepatan, kami butuh speed yang tinggi dalam melayani masyarakat,” kata Bupati Sugiri, Sabtu (12/2/2022).

Selain pengisian dan mutasi di eselon 2, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tadi malam juga diikuti ratusan pegawai lainnya. Yakni pelantikan direktur RSUD dr. Harjono yang baru. Selain itu juga mutasi pegawai dieselon 3 sebanyak 44 orang, eselon 4 sebanyak 49 orang. Kemudian ada tenaga fungsional 22 orang, pengawas sekolah 34, kepala sekolah SD ada 134, dan kepala SMP ada 31.

“Total mutasi yang kedua ini ada 326 orang. Kalau bersama-sama gini kan ada gemuruh semangat yang baru untuk perubahan,” pungkasnya. (end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar