Politik Pemerintahan

Sudah Meninggal, ASN di Bojonegoro Kena Mutasi

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Setda Pemkab Bojonegoro, Masirin

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejak adanya perubahan struktur organisasi tata kerja (SOTK) baru yang diberlakukan Januari 2021, perlu adanya pelantikan kembali pejabat struktural dan penetapan semua staf di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro yang terdapat perubahan nomenklatur.

“Selain melantik kembali pejabat struktural di semua OPD maka juga perlu penetapan kembali semua staf di OPD yang terdapat perubahan nomenlatur,” ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Setda Pemkab Bojonegoro, Masirin, Minggu (28/3/2021).

Dalam proses penetapan staf di OPD tersebut, terdapat satu aparatur sipil negara (ASN) yang sudah meninggal dan masih tercatat dalam penetapan kembali. Informasi yang dihimpun, seorang almarhum yang dimaksud yaitu berinisial AW. Sebelum meninggal ASN tersebut seorang staf di kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro.

Almarhum diketahui di-rolling untuk masuk ke kantor Dinas Lingkung Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro pada 18 Maret 2021. “Proses penetapan kembali dengan SK untuk staf dilakukan sbelum yang bersangkutan meninggal. Karena jumlahnya cukup banyak shingga ada salah satu staf yang sudah meninggal belum terhapus dari data awal,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi sekarang ini dirinya hanya baru mengetahui bahwa belum lama ini memang Pemkab Bojonegoro telah melaksanakan pemutasian para staf.Dia menuturkan, telah berkomunikasi dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro membahas persoalan yang terjadi.

“Saya tadi baru tanya ke BKPP, membenarkan setelah di cek katanya iya. SK-nya akan direvisi. Tidak ada kesengajaan dan karena kekurangcermatan,” pungkasnya. [lus/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar