Politik Pemerintahan

Sudah Fix, KPU Ponorogo Tambah 330 TPS

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Ponorogo Arwan Hamidi

Ponorogo (beritajatim.com) – KPU Ponorogo akhirnya sudah menentukan angka pasti soal tambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Penambahan jatuh pada angka 330 TPS. Dengan penambahan itu, KPU menghitung ada 2080 titik TPS dalam Pilkada serentak 9 Desember nanti.

“Setelah ada revisi pada usulan pertama, ki ini penambahannya sudah fix diangka 330 TPS,” kata Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Ponorogo Arwan Hamidi, Sabtu (27/6/2020).

Mengenai penambahan 330 TPS ini, kata Arwan pihaknya sudah melaporkannya ke KPU Jatim dan Pusat. Pada usulan pertama, KPU Ponorogo mengusulkan ada penambahan 455 TPS. Atas dasar supaya lebih efisien, KPU kembali melakukan penghitungan ulang soal penambahan TPS tersebut.

“Jadi yang awaknya mengusulkan 455 TPS, supaya lebih efisien dihitung kembali, akhirnya jatuh pada angka 330 TPS ,” katanya.

Penambahan TPS ini, imbas dari Pilkada yang dilaksanakan pada saat pandemi Covid-19. Aturan baru menyebutkan jumlah pemilih maksimal 500 orang dalam satu TPS. Sementara sebelumnya maksimal 800 pemilih dalam satu TPS.

“Dengan pengurangan jumlah pemilih di setiap TPS, bisa mengurangi kerumunan orang. Sehingga meminimalisir penularan Covid-19,” katanya.

Namun ada pengecualian bagi TPS yang aksesnya sulit. Arwan mencontohkan jika ada TPS yang letak geografisnya di wilayab pegunungan. Disana jumlah pemilihnya hanya 300 orang. Nah, jika terjadi seperti itu tidak memungkinkan untuk digabung dengan TPS lain.

“Kami mencoba melakukan efisiensi, salah satunya ya merevisi penambahan TPS taditadi.  Sebab jumlah TPS juga mempengaruhi biaya penyelenggaraan Pilkada,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar