Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Subsidi 30 Persen, Pasar Murah Pemkab Sumenep Salah Sasaran?

Pelaksanaan pasar murah sembako di Sumenep (foto : Temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memberi subsidi 30 persen harga sembako yang dijual di pasar murah depan Labang Mesem, Sumenep, Kamis (28/04/2022). Sembako yang dijual di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, dan mie instan.

Namun sayang, subsidi sembako itu diduga dimanfaatkan oleh orang yang tidak tepat. Pembeli sembako di pasar murah tersebut tidak sedikit para ASN. Para abdi negara ini membeli dalam jumlah yang cukup banyak. Bahkan pembelian sembakonya ada yang sampai diangkut becak. Sementara di sisi lain, banyak warga yang tidak kebagian sembako murah itu.

“Pasar murah ini apa untuk pejabat ya? Kok saya lihat yang banyak memborong tadi pegawai-pegawai? Padahal ini banyak yang gak kebagian waktu mau beli sembako murah,” kata Ipung, salah satu pengunjung pasar murah.

Pelaksanaan pasar murah sembako di Sumenep (foto : Temmy)

Sementara Vina, pengunjung lain juga mengaku tidak kebagian sembako murah tersebut. Padahal ia ingin bisa membeli minyak goreng karena harganya cukup murah. “Tapi karena saya gak punya kupon, jadi ya gak bisa belanja disini. Kata yang jaga stand tadi, nanti kalau ada sisa kupon, baru boleh beli,” ujarnya.

Ia mengaku timbul pertanyaan, melihat yang berbelanja di pasar murah itu justru para pegawai dinas di lingkungan Pemkab Sumenep. “Teman saya ada yang punya kupon. Dia memang orang dinas. Teman saya yang lain juga seperti itu. Jadinya saya bertanya-tanya, apa ini pasar murah untuk dinas-dinas ya?” ucapnya.

Sementara Bupati Sumenep saat membuka pasar murah tersebut menegaskan bahwa sembako murah yang dijual itu dikhususkan bagi warga tidak mampu. Pemerintah daerah memberikan subsidi 30 persen dari harga sembako tersebut.

“Memang jumlahnya terbatas. Ke depan akan kita coba untuk menggandeng pihak ketiga, supaya ‘range’ nya lebih luas jangkauannya,” ujar Bupati. [tem/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar