Politik Pemerintahan

Suasana Haru Selimuti Pembagian Sahur Gratis dari Cak Machfud

Surabaya (beritajatim.com) – Pembagian makan sahur gratis dari tokoh masyarakat Cak Machfud selalu meninggalkan cerita, kali ini suasana haru selimuti cerita pembagian sahur di Kelurahan Kapas Madya, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.

Cerita haru tersebut datang dari rumah lansia bernama Parti, akses masuk menuju kediamannya cukup merepotkan, melewati gang sempit berukuran setengah meter, para relawan Cak Machfud yang akan mendatangi rumah Parti harus sabar karena kondisinya memang cukup sulit.

Setelah melewati gang sempit dengan panjang sekitar lima meter tersebut, para relawan Cak Machfud disambut dengan pintu kayu yang kondisinya sudah lapuk.

Anto, salah satu relawan Cak Machfud mengetuk pintu nenek Parti, “Assalamualaikum Nek Parti,” salam Anto.

Tak lama berselang, pintu lapuk itu dibuka disertai jawaban salam dari nenek Parti, “Waalaikumsalam,”

Kondisi dalam rumah nenek Parti bisa dikatakan kurang layak, berukuran hanya 3 kali empat meter. Tidak ada dapur apalagi kamar mandi, tempat tidurnya hanya beralaskan besi reyot dengan kasur kapuk sangat tipis dan sprei lusuh.

Nenek Parti tinggal seorang diri, tidak ada suami apalagi anak, hidupnya sebatang kara, untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, Ia berjualan bunga hias hasil karyanya sendiri di tiap-tiap sekolah di kota pahlawan itu.

Tapi sayang, akibat wabah corona yang menyerang negeri ini, mengakibatkan sekolah-sekolah harus diliburkan, tentunya hal itu berdampak pada Nenek Parti yang tidak lagi bisa berjualan.

Nenek Parti mengatakan, selama dirinya tidak lagi bisa berjualan, untuk makan sehari-harinya ia mendapat belas kasih dari tetangga-tetangga samping rumahnya.

“Untuk buka, untuk sahur di bulan puasa ini saya kadang mendapat makanan dari tetangga-tetangga saya, kalo tidak ada yang ngasih ya air putih saja sudah cukup,” ujar Nenek Parti.

Tapi kali ini, rasa haru dibalik senyum ikhlas nya terlihat betul di raut wajahnya yang sudah menua, ia tak bisa menutupi rasa bahagianya mendapat makan sahur gratis dari Cak Machfud yang diantarkan oleh relawanya sampai ke rumah Parti.

Dengan ucapan syukur, Nenek Parti mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Cak Machfud, serta diselingi dengan doa dari lansia berumur 72 tahun itu.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat sahur dari Pak Machfud, tolong sampaikan rasa terimakasih saya pada beliau (Machfud), semoga beliau selalu diberi kemudahan pada setiap langkahnya, dan semoga kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ujar Nenek Parti. [hen/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar