Politik Pemerintahan

Strategi Isolasi Terpadu di Trenggalek Hadapi PPKM Level 4

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan para pemangku kebijakan di Kabupaten Trenggalek, menghadapi pemberlakuan PPKM level 4 hingga 2 Agustus nanti.

Trenggalek (beritajatim.com) –┬áIni yang dilakukan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan para pemangku kebijakan di Kabupaten Trenggalek, menghadapi pemberlakuan PPKM level 4 hingga 2 Agustus nanti. Seperti arahan pemerintah pusat, strategi isolasi terpadu disiapkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid sekaligus meminimalisir kematian akibat Covid 19.

Angka kematian yang diakibatkan keterlambat membawa pasien Covid ke rumah sakit, disikapi serius oleh pemerintah. Titik kelemahan isoman, minim pendampingan nakes, terus tidak ada sarpras pendukung seperti tabung oksigen dicermati menjadi salah satu pemicu kematian selain penyakit penyerta.

Pada penerapan PPKM level 4 ini, pemerintah mulai mengalikan isolasi mandiri di rumah menjadi isolasi terpadu. Diharapkan dengan pendampingan nakes, tersedia ruang sirkulasi udara, serta sarana dan prasarana pendukung seperti obat obatan dan tabung oksigen berikut cadangannya, angka kematian dapat ditekan.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan para pemangku kebijakan di Kabupaten Trenggalek, menghadapi pemberlakuan PPKM level 4 hingga 2 Agustus nanti.

 

Ini juga fokus yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Seperti yang disampaikan Bupati Arifin saat menyalurkan bantuan beras bersama jajaran Forkopimda Trenggalek di Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan.

“Kita mulai mempersiapkan, untuk melaksanakan perintah bahwa kita akan melakukan strategi isolasi terpadu,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipin itu menjelaskan kepada awak media.

Ditambahkan olehnya, “di tingkat desa kami tadi juga ceck sekolah yang akan digunakan isolasi terpadu di tingkat desa. Kemudian selanjutnya akan manfaatkan rusunawa, untuk kemudian area Watulimo Munjungan dan Durenan itu nanti mendukung keberadaan Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) yang ada di Baruharjo. Serta persiapan RSDC di Slawe dan Puskesmas Watulimo,” imbuh suami Novita Hardini Mochamad ini menjelaskan.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan para pemangku kebijakan di Kabupaten Trenggalek, menghadapi pemberlakuan PPKM level 4 hingga 2 Agustus nanti.

 

Itu nanti juga akan dilengkapi asrama Covid atau ruang isolasi terpadu di Rusunawa. Kebetulan juga kita tadi ngecek, kebanyakan yang isoman ini juga telah dirawat di RSDC karena punya gejala klinis. Kemudian ada tambahan isolasi di rumah.

Kita ingin di lingkungan ini aman, jangan sampai ada cluster keluarga maupun cluster lingkungan.

“Jadi itu yang kita lakukan, desa desa menyiapkan ruang isolasi terpadu desa. Kemudian kita juga menambah kapasitas gedung di tingkat kecamatan atau ditingkat wilayah. Seperti Watulimo nanti menjangkau Watulimo, Munjungan dan Durenan,” tutupnya. [nm/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar