Politik Pemerintahan

Strategi Hanindhito Pramono Sejahterakan Guru Honorer

Kediri (beritajatim.com) – Calon Bupati Kediri Hanindhito Pramono akan memperhatikan nasib para guru khususnya yang masih berstatus GTT atau honorer. Putra Seskab Pramono Anung itu bakal meningkatkan kesejahteraan mereka melalui peningkatan honor.

“Saya diskusi dengan teman-teman disetujui oleh dewan. Insya Allah, kalau memang saya diamanahi memimpin Kabupaten Kediri, akan saya alokasikan anggaran kurang lebih Rp 13 miliar untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer, GTT,” ujar Hanindhito Pramono saat menghadiri Konsolidasi Ranting dan Cabang PDIP di Kantor Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Senin (28/9/2020).

Menurut Mas Dhito, lebih dari 7 ribu honorer di Kabupaten Kediri yang nasihnya memperhatikan. Mereka menerima honor yang minim yang tidak sebanding dengan beban pekerjaan yang ditanggung.

Masih kata Dhito, pada 2025 mendatang, Kabupaten Kediri akan menghadapi persoalan kelangkaan guru. Penyebabnya, ada sejumlah tenaga pendidik yang bakal memasuki masa pensiun. Sementara jumlah guru yang ada semakin berkurang.

“Saat ini hanyak terjadi satu kepala sekolah yang merangkap di sekolah lain. Tenaga pendidik yang ada saat ini akan memasuki pensiun. Kalau mulai rentang waktu 2022-2025 tidak ada cara untuk mensiasati, maka Kabupaten Kediri akan mengalami kelangkaan guru,” katanya.

Kekurangan jumlah guru dan ancaman kelangkaan pendidik ini menurut Mas Dhito terjadi akibat kesejahteraan mereka yang tidak dijamin oleh pemerintah daerah. Oleh sebab itu, menurut Mas Dhito, solusinya adalah mengkat kesejahteraan mereka.

Agenda menghadiri Konsolidasi Ranting dan Cabang PDIP di Kantor Desa Petok ini merupakan rangkaian kampanye Hanindhito Pramono dalam Pilkada Kabupaten Kediri 2020. Rencananya, hari ini Mas Dhito juga menggelar blusukan ke Kelompok Ternak Sapi Kreman di Desa Ngadiluwih, dan Kelompok Peternak Kambing Perah di Desa Rembang Kepuh, Ngadiluwih.

Perlu diketahui, Hanindhito Himawan Pramono maju dalam Pilbup Kediri bersama Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri Dewi Maria Ulfa. Diusung oleh seluruh parpol di DPRD Kabupaten Kediri Dhito-Dewi menjadi calon tunggal yang akan melawan kotak kosong. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar