Politik Pemerintahan

Stiker Paslon Pilkada Gresik di Angkot Bakal Ditertibkan

Gresik (beritajatim.com) – Stiker pasangan calon (Paslon) yang maju di Pilkada Gresik 2020 di angkutan umum bakal ditertibkan. Meski begitu, Pemkab menunggu jadwal yang dikeluarkan Bawaslu Gresik.

Seperti diberitakan, KPU Gresik telah menetapkan dua paslon. Yakni, M.Qosim-Alif (QA) dan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) pada 23 September lalu. Namun, stiker-stiker yang menempel di angkutan umum sudah satu bulan lebih menempel dan bebas berkeliaran mengelilingi Kota Gresik.

Organisasi perangkat daerah (OPD) yang membawahi angkutan maupun yang melakukan penindakan pun belum berani bertindak. Penyebabnya belum mendapat rekomendasi dari Bawaslu.

“Kami hanya sebatas menegur kepada paguyuban angkutan umum agar tidak menempel stiker. Untuk penindakan kami menunggu rekom Bawaslu,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Nanang Setiawan, Selasa (12/10/2020).

Nanang mengaku, pihaknya juga sudah menghubungi pihak Bawaslu. Namun sampai kemarin, jadwal untuk penindakan belum sampai ke Dishub.

“Kami masih nunggu jadwal karena infonya baru dirapatkan,” akunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Gresik Abu Hasan menuturkan, pada prinsipnya instansinya siap melakukan penindakan dengan mencopot stiker.

“Satpol PP siap menindak, tapi ini kan ranahnya pilkada. Tanpa rekomendasi dari Bawaslu kami juga tidak berani mencopoti stiker itu,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, sejumlah angkot yang melintas di wilayah Kota Gresik masih terlihat stiker paslon. Namun stiker tersebut belum menggunakan embel-embel nomor urut. Sebab, penetapan nomor urut baru dilakukan 23 September 2020 lalu. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar