Politik Pemerintahan

Stiker Bagi Rumah KPM PKH di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di kabupaten Pamekasan, bakal ditempeli stiker sebagai tanda keluarga pra sejahtera yang berhak menerima bantuan PKH atau paket sembako.

Rencana tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pertengajan Desember 2020. Bahkan seluruh KPM PKH juga dilarang merusak atau mencabut stiker yang ditempel petugas, termasuk sanksi berat bagi pelaku pengrusakan stiker PKH.

“Per Desember 2020 ini, seluruh rumah KPM PKH di wilayah Pamekasan kita tempeli stiker. Dari itu KPM tidak boleh merusak atau mencabut stiker yang sudah terpasang,” kata Koordinator Kabupaten (Koorkab) Pamekasan, Hanafi, Jum’at (11/12/2020).

Selain itu pihaknya juga menyiapkan sanksi tegas bagi PKM yang sengaja melepas atau merusak stiker yang dipasang di rumah PKM. “Insya’ Allah penempelen dimulai 15 Desember 2020, dan ada larangan yang harus ditaati oleh seluruh KPM, termasuk sanksi keluar dari kepesertaan,” tegasnya.

Pemasangan stiker tersebut bakal disebar bagi 142 ribu PKM di seluruh kecamatan di Pamekasan. “Tujuan penempelan stiker ini sebagai upaya menyadarkan penerima, jika sudah mampu atau sejahtera, sebisa mungkin untuk dibagikan bagi kelurga lain yang tidak mampu,” jelasnya.

“Pada stiker tertulis jelas ‘Kami Keluarga Pra Sejahtera yang Berhak Menerima Bantuan PKH atau Sembako’, jadi bagi KPM yang sudah masuk katagori sejahtera agar segera sadar bahwa mereka sudah tidak layak mendapatkan bantuan program ini,” imbaunya.

Proses pemasangan stiker bagi KPM bakal dilakukan oleh para pendamping PKH di seluruh kecamatan di Pamekasan. “Penempelan stiker nanti kita manfaatkan jasa para pendamping PKH dengan melibatkan unsur TNI-Polri, dalam hal ini Babinsa dan Babinkamtibmas. Sehingga pelaksanaan berjalan sesuai harapan,” tegasnya. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar