Politik Pemerintahan

Sterilisasi Penumpang KA, Pemkot Mojokerto Bersinergi dengan PT KAI Dirikan Bilik Disinfektan

Wakil Wali Kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria mereka coba bilik disinfektan yang didirikan Pemkot Mojokerto di Stasiun KA Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto di segala bidang. Kali ini, Pemkot Mojokerto bersinergi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendirikan bilik sterilisasi disinfektan bagi penumpang kereta api yang turun di stasiun Mojokerto.

Bilik disinfektan tersebut dicoba langsung oleh Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria didampingi Kepala Bappeda Kota Mojokerto Agung Moeljono dan Kepala Stasiun KA Mojokerto, Wahyudi Cahyadi. Diharapkan bilik disinfektan tersebut mampu membunuh kuman atau bakteri yang menempel pada tubuh penumpang.

Pembangunan bilik disinfektan di Stasiun KA Mojokerto tersebut sekaligus sebagai upaya PT KAI dalam memberikan rasa aman dan nyaman agar penumpang terhindar dari Covid-19. Khususnya di Stasiun KA Mojokerto. Pasalnya, di Stasiun KA Mojokerto juga banyak penumpang kereta api yang turun di Mojokerto.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemkot Mojokerto yang telah bersinergi dengan PT KAI dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, melalui Bappeda Kota Mojokerto dengan menghadirkan bilik sterilisasi disinfektan bagi penumpang yang turun di Stasiun Mojokerto,” ungkap Kepala Stasiun KA Mojokerto, Wahyudi Cahyadi, Minggu (29/3/2020).

Selama ini, lanjut Wahyudi, pihak PT KAI telah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan. Seperti, pengecekan suhu tubuh penumpang saat pengecekan tiket, memberikan tanda jarak aman satu meter di semua tempat duduk di ruang tunggu, penyemprotan disinfektan secara mandiri dua kali sehari hingga penyediaan wastafel tempat cuci tangan.

“Kami juga menghimbau kepada para penumpang agar selalu menjaga kebersihan. Jika penumpang mengalami sakit saat perjalanan, segera menghubungi petugas di kereta agar mendapatkan penanganan lebih awal. Terutama saat batuk dan bersin, mohon menerapkan etika batuk dan bersin yang benar agar tidak merugikan sekitarnya,” himbaunya.

Tidak hanya itu, Wahyudi menyampaikan terhitung sejak tanggal 1 April 2020 hingga 30 April 2020, dua kereta api jurusan Jakarta dan Purwokerto tidak akan beroperasi untuk sementara waktu. Dua kereta tersebut adalah KA Gaya Baru Malam dan KA Logawa. Kedua kereta api tersebut membatalkan perjalannya yang lewat Stasiun KA Mojokerto.

Terpisah, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menambahkan, jika bilik sterilisasi disinfektan merupakan upaya percepatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Dimana, fasilitas publik seperti stasiun, terminal, bandara dan pelabuhan merupakan akses yang cukup tinggi digunakan sebagai akses pintu masuk dan keluar di suatu daerah.

“Untuk itu, sesuai dengan protokol kesehatan kami bersinergi dengan PT KAI menghadirkan bilik sterilisasi disinfektan sebagai upaya percepatan pencegahan Covid-19 di area publik. Penempatan bilik sterilisasi ini, kami letakkan di pintu keluar. Sehingga ketika penumpang turun di Stasiun Mojokerto secara otomatis akan menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh tubuh dan barang bawaan,” jelasnya.

Ning Ita (sapaan akrab, red), juga menghimbau kepada para penumpang yang turun di Stasiun KA Mojokerto terutama warga Kota Mojokerto agar segera melapor ke RT/RW maupun fasilitas kesehatan terdekat untuk mengecak kondisi kesehatan. Hal ini, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 masuk ke wilayah Kota Mojokerto. “Kami mohon kerjasamanya dari seluruh masyarakat, terutama yang masih berpergian,” tegasnya.

Perlu diketahui, Pemkot Mojokerto melalui Bappeda Kota Mojokerto telah membuat beberapa unit bilik sterilisasi disinfektan yang rencananya akan diletakkan dibeberapa area publik. Salah satunya di Stasiun KA Mojokerto. Bilik sterilisasi disinfektan ini, diharapkan mampu menangkal berbagai macam bakteri dan virus yang melekat pada tubuh dan barang yang dibawa.[tin/adv]





Apa Reaksi Anda?

Komentar