Politik Pemerintahan

Status PNS Tersangka Rasisme di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Tunggu Risma

Mak Susi saat keluar dari ruang penyidikan

Surabaya (beritajatim.com) – Pasca ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus rasisme di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, kini sanksi menanti SA yang merupakan PNS Pemkot Surabaya.

Kepala BPB-Linmas Surabaya, Eddy Christijanto memastikan jika sikap Pemkot lebih lanjut akan menanti keputusan Wali Kota Risma. “Akan segera melaporkan hal ini kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Status PNS yang bersangkutan akan ditentukan kemudian. Nanti setelah kita laporkan ke Bu Wali untuk ditindaklanjuti,” tegas Eddy.

Lebih lanjut, Eddy memastikan juga akan turut meminta penjelasan dari SA. “Saya pun tidak tahu kenapa yang bersangkutan melakukan itu (rasisme). Kesehariannya pun baik orangnya dalam bekerja. Nanti akan segera kita panggil juga untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Sebagai informasi, SA bersama Tri Susanti telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jatim terkait kasus itu. SA sendiri merupakan staff Kecamatan Tambaksari sekaligus Tim Deteksi Dini BPB-Linmas Pemkot Surabaya. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar