Politik Pemerintahan

Sri Untari: Strategi Jalur Rempah PDIP Relevan dengan Perkembangan Zaman

Sekertaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur, Sri Untari di Rakernas partai. (Ist)

Malang(beritajatim.com) – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur, Sri Untari, menyebut tema “Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Jalur Strategi Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari,” pada Rakernas I yang bertepatan dengan HUT PDI Perjuangan ke 47 sangat relevan dengan kebutuhan zaman.

Wanita yang digadang bakal maju di Pilbup Malang 2020 itu mengatakan, Indonesia pernah berjaya dalam industri rempah dunia. Bahkan, Indonesia menjadi primadona bagi negara-negara Eropa karena kekayaan rempah-rempah yang ada di dalam negeri.

“Penjajah masuk ke Indonesia karena ingin menguasai rempah kita. Artinya, Indonesia memiliki potensi dalam bidang rempah yang harusnya bisa menopang berbagai sektor,” kata Sri Untari, Jumat, (10/1/2020).

Sri Untari mengungkapkan, bahwa komoditi rempah dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan yang signifikan. Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utamanya. Dia pun mendukung keputusan partai karena ingin meningkatkan sektor perdagangan rempah untuk mengembalikan kejayaan Indonesia.

“Berdasarkan sejarah jalur perdagangan rempah di Indonesia dahulu berhasil menguasai jalur perdagangan dunia. Jalur Sutera hingga jalur Laut Merah dalam soal perdagangan rempah sempat dikuasi oleh Nusantara. Bahkan dalam bidang energi, BBM kita lambat laun sudah beralih menuju B30, dimana sebesar 30 persen campuran sudah menggunakan biodesel yang berasal dari tanaman,” papar Sri Untari.

Sri Untari mengatakan, perdagangan rempah di Indonesia merupakan salah satu poin penting yang dibutuhkan saat ini. Menurutnya, Indonesia hisa menjadi negeri yang berdiri di kaki sendiri di bidang ekonomi melalu perdagangan rempah.

“Kata kuncinya adalah berdiri di kaki sendiri dalam bidang ekonomi, salah satunya adalah melalui jalur rempah, dengan harapan bisa menjadi penopang sektor lain di Indonesia,” tandasnya. (Luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar