Politik Pemerintahan

Sri Untari: Perda Penghambat Investasi di Kabupaten Malang Bisa Direvisi

Malang (beritajatim.com) – Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Malang yang menghambat investor masuk, sangat mungkin untuk direvisi.

Hal itu disampaikan Untari saat menghadiri puncak Hari Jadi Kabupaten Malang Ke-1259, di Kepanjen, Kamis (28/11/2019) malam. “Soal Perda itu masih bisa direvisi. Mudah kok, revisi saja bisa. Yang ndak bisa direvisi Cuma satu, kitab suci Al Qur’an saja,” tegas Untari, Jumat (29/11/2019).

Sebagai informasi, rencana investasi PT Lotte Grosir Indonesia di Kabupaten Malang, terganjal Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2012. Meski sudah melengkapi sejumlah persyaratan dan aturan, rencana Lotte Grosir menanamkan nilai investasi hingga Rp 300 milyar lebih, terganjal Perda.

“Semua masih bisa direvisi, jangan main-main. Perintah Presiden harus diterjemahkan di lapangan,” kata Untari yang disambut anggukan kepala Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto.

Ditegaskannya, Pemerintah Kabupaten Malang harusnya memberikan kesempatan seluas-luasnya agar investor bisa masuk. Karena munculnya investasi kedepan, akan berdampak langsung bagi perputaran ekonomi di Kabupaten Malang.

“Investor manapun harus diberi tempat. Untuk apa? Untuk mengangkat ekonomi kabupaten. Salah satu pengungkitnya adalah investasi. Tapi bagaimana melibatkan rakyat dalam investasi itu lebih penting. Contoh, Lotte Grosir salah satunya, nanti jangan sahamnya tidak dikasih rakyat, harus dikasih saham. Rakyat seputaran itu. Biar mereka ikut makmur, tidak hanya dapat asapnya saja,” beber Untari yang juga menjabat Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur itu.

Untari pun menyinggung soal intruksi Presiden Joko Widodo mengenai investasi. Pada pertemuan dengan Forkopimda dari seluruh Indonesia di Sentul, Bogor beberapa waktu lalu, intruksi Jokowi sudah jelas, jangan mempersulit investor masuk.

“Sebenarnya kalau pak Presiden sudah memerintahkan seperti itu, itu sebenarnya adalah perintah harian. Kan beliau dengan jelas menyampaikan didepan Forkopimda, investasi, apalagi ekspor, jangan pernah dihambat. Bahkan merem (tutup mata, red) saja, tanda tangani. Beri kemudahan ijinya, jangan dipersulit,” Untari mengakhiri. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar