Politik Pemerintahan

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Bambang DH Tarik Minat Pelajar Lewat Cara Ini

Surabaya (beritajatim.com) – Di kalangan generasi muda, pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan diakui masih kurang. Melihat hal itu, Anggota DPR RI Komisi III, Bambang DH mencoba menggelitik rasa ingin tahu para pelajar dengan menggelar kegiatan kekinian.

Meramu sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan pelatihan content creator, berhasil membuat ratusan pelajar dan mahasiswa lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Terbukti undangan atau peserta hadir semua, sehingga harus dibagi dalam beberapa kelas untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Bambang DH tampak bersemangat saat memberikan materi empat pilar kebangsaan. “Saya senang sekali, ternyata tidak hanya di ruangan ini (auditorium, red), tapi di bawah ada dua kelas yang mengikuti sosialisasi ini live via zoom,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Bambang menegaskan Indonesia masih darurat terkait persatuan dan kesatuan sebagai NKRI. “Indonesia sudah merdeka lebih dari 75 tahun. Tapi masih banyak dari kita yang terpecah belah,” ujarnya. Ini tampak dari masih banyaknya kasus yang menggambarkan kurangnya toleransi antara masyarakat.

Bila ini berlarut-larut, Indonesia bisa jadi akan dimanfaatkan oleh negara lain. Padahal, negeri ini sangat kaya akan sumber daya alamnya “Kita ini kaya raya tapi banyak dicuri, bisa dilihat masyarakat masih saja kesulitan mencari makan. Beda sama orang luar yang datang ke Indonesia untuk mencari keuntungan. Kemiskinan masih jadi problem utama,” jelasnya.

Untuk itu, sejak dini harus ditanamkan rasa kesatuan. Agar terwujud Indonesia yang merdeka dalam arti sebenarnya yaitu bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Negara kita masih jauh dari kata berdaulat dan adil. Adil bagi sebagian orang saja. Makmur? Apakah warga negara Indonesia sudah makmur? Hanya sebagian orang saja yang merasa dirinya makmur. Kita harus sejahtera, kita harus jadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya. “Kalau gesekan berlarut-larut akan dimanfaatkan oleh siapapun yang tidak ingin melihat Indonesia sebagai bangsa yang besar,” lanjutnya.

Bambang berpesan, di tengah zaman yang semakin canggih, terlebih di tengah pandemi Covid-19. Bahwa, semuanya semua bisa dilakukan secara daring.

“Bahwasanya semua bisa dilakukan secara daring. Untuk itu kita harus menguasai teknologi. Jangan sampai kalah dengan negara lain,” tuturnya.

Salah satu imbauan kepada generasi muda adalah dengan ikut mensosialisasikan persatuan dan kesatuan, keberagaman dan jiwa Pancasila.

Diharapkan dengan pelatihan content creator, para pelajar ini bisa membuat konten-konten di media sosial pribadinya dengan bernapaskan pada empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya optimistis, teman-teman semua adalah generasi muda yang akan mampu membawa Indonesia menjadi negara berdaulat, adil dan makmur. Merdeka!” pungkas Bambang DH yang disambut dengan tepuk tangan dan pekikan Merdeka dari para peserta. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar