Politik Pemerintahan

Sortir Baru Dimulai, Sudah Ditemukan Surat Suara Rusak

Jombang (beritajatim.com) – KPU Jombang mulai melakukan sortir dan pelipatan surat suara, Selasa (5/3/2019). Pelipatan dilakukan di dua tempat, yakni gedung tenis indoor dan gudang Juwita, Jombang.

Dalam proses ini, petugas menemukan surat suara untuk Pemilu legislatif tingkat DPRD yang rusak. Pada bagian pinggir kertas surat suara ini robek. Robeknya surat suara tersebut tidak terlalu parah. Tidak sampai pada kolom nama caleg.

Namun demikian, Bawaslu setempat merekomendasikan agar surat suara tersebut disisihkan sendiri. Kemudian dilakukan inventarisasi atau pendataan.

“Selain surat suara robek, kami juga melihat ada potensi kerawanan yang sangat besar dalam proses sortir dan pelipatan, yakni rawan tertukar,” kata Ketua Bawaslu Jombang Achmad Udi Masjkur.

Potensi kerawanan itu, menurut Udi, pada saat proses distribusi logistik dari gudang ke masing-masing PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Pasalnya, dalam satu gudang terdapat logistik pemilu dari tiga daerah pemilihan (Dapil).

Ketua KPU Jombang Muhaimin Sofie menjelaskan, pihaknya melibatkan 250 sampai 300 orang dalam pelipatan surat suara. Mereka diberi honor dengan sistem borongan. Setiap surat suara mereka akan mendapat upah sebesar Rp 100 per surat suara untuk DPRD maupun DPR RI.

Kemudian Rp. 75 untuk DPD dan Rp 50 untuk surat suara Pilpres. Perbedaan honor tersebut menurut Muhaimin karena tingkat kesulitan melipat masing-masing surat suara berbeda. “Target kami per orang bisa menyelesaikan dua dos per hari, satu dos berisi 500 surat suara,” terangnya.

Sortir dan pelipatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini diawasi secara ketat oleh petugas, baik dari Bawaslu maupun Kepolisian. Sebelum masuk ke dalam ruangan, para tenaga pelipat yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga ini diperiksa secara ketat. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar