Politik Pemerintahan

Solusi Atasi Banjir Dringu Probolinggo, Begini Kata Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah didampingi Bupati meninjau lokasi banjir di Kawasan Dusun Siwalan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Kamis (11/3/2021)

Probolinggo (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan, titik-titik rawan luapan Sungai Kedunggaleng/Sungai Dringu di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, segera dipasang bronjong. Pemasangan bronjong sebagai solusi sementara banjir Dringu.

“Kementerian PUPR melalui BBWS Brantas sudah mengalokasikan anggaran. Dari pemkab juga, dan pemprov sudah tersambung. Dalam waktu dekat kalau memungkinkan, bronjong itu bisa segera dipasang. Minggu besok sudah dimulai bronjong,” katanya, Kamis (11/3/2021) sore.

Setelah dipasang bronjong, tanggul atau plengsengan akan dibagun permanen. Menurut Khofifah pihaknya tengah menghitung detail engineering design (DED)-nya.

“Mungkin (penghitungan DED, Red) memerlukan waktu satu setengah bulan. Supaya titik-titik dengan kerawanan tertentu direcovery lebih dulu. Sambil kita cocokkan kembali di tahun anggaran 2022,” sambungnya.

Selain berbicara tekhnis mengatasai banjir Dringu, Khofifah Indar Parawansa, juga menyerahkan bantuan berupa sembako, dan peralatan kebersihan. Ia juga melihat langsung kondisi korban banjir di Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur itu, diterima Bupati Puput Tantriana Sari, dan anggota Komisi IV DPRRI Hasan Aminuddin. Nampak pula Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Inf Imam Wobowo, serta anggota DPRD setempat, menyambut kedatangan Gubernur Khofifah.

Usai ramah taman sebentar, Ketua Muslimat NU Jatim itu, langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Tantri. Dilanjutkan kemudian, mengunjungi dapur umum di tempat yang sama, yakni halaman Kantor Kecamatan Dringu.

Sekitar 15 menit mantan menteri sosial ini di dapur umum menyapa para relawan, selanjutnya meninjau pengungsi di SDN Dringu. Sekedar diketahui, SDN Dringu sendiri terletak di pinggir JL Raya Dringu (jalur Pantura Probolinggo – Banyuwangi) bersebelahan dengan kantor kecamatan.

Usai menyapa anak-anak di pengungsian banjir, Gubernur Khofifah ditemani Bupati Tantri dan rombongan, tancap gas menuju lokasi banjir. Yakni Dusun Krajan Desa Dringu, Desa Kalisalam, Desa Kedungdalem, Desa Kalirejo dan Desa Tegalrejo.

Didampingi Plt. Kepala BPBD Jawa Timur, Yanuar Rachmadi, orang nomor satu di Jatim itu, juga menyempatkan diri meninjau dua jembatan akses warga yang membelah Sungai Kedunggaleng/Sungai Dringu, di Desa Kalisalam. Dua jembatan ini dikhwatirkan ambruk, karena penyangga beton di kedua ujung jembatan tergerus air.

Kunjungan Khofifah, berakhir setelah meninjau Dam Sumberbulu, di Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Dam Sumberbulu ini adalah pintu air aliran Sungai Kedunggaleng, terletak sekitar 12 KM dari lokasi banjir Dringu. Selanjutnya bersama rombongan dari Pemprov Jatim, ia bertolak kembali ke Surabaya. (eko/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar